Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Persebaya Surabaya menyiapkan tim sangat serius jelang menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (4/4/2026) mendatang.
Ambisinya, mengakhiri trend buruk tim yang dua laga terakhir puasa kemenangan. Imbang 2-2 dari Persib Bandung, kemudian kalah 5-1 dari Borneo FC di laga terakhir.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menyebut, dua fokus utama timnya adalah benahi pertahanan dan penyerangan.
Diawali dengan mematangkan fisik yang menurun karena libur lebaran.
"Jadi, hari ini kami akan melakukan beberapa latihan untuk melihat hasilnya (latihan fisik)," kata Bernardo Tavares setelah latihan tim di Lapangan ABC Kompleks Stadion GBT, Senin (30/3/2026).
"Setelah itu kami akan membuat beberapa prinsip lini pertahanan juga lini serang, seperti pentingnya ketika kami menguasai bola dan kami menyerang," tambahnya.
Baca juga: Hadapi Jadwal Padat di Bulan April, Pelatih Fisik Persebaya Siapkan Cara Khusus Jaga Fisik Pemain
Lini pertahanan Persebaya memang tampil buruk dua laga terakhir, kebobolan 7 gol. Bahkan, kekalahan 5-1 dari Borneo FC menjadi kekalahan terbesar Persebaya musim ini.
Lini depan Persebaya juga tampil buruk, hanya mencetak tiga gol dari dua pertandingan terakhir.
Bernardo Tavares menilai, rapuhnya lini pertahanan Persebaya karena tidak adanya keseimbangan dalam transisi bertahan.
"Ketika tim kehilangan bola, kami perlu memiliki beberapa pemain yang memiliki posisi keseimbangan bertahan yang baik agar tidak kebobolan seperti beberapa pertandingan sebelumnya," terang pelatih asal Portugal itu.
Ujian semakin berat ketika menghadapi Persita Tangerang, karena tim tamu sedang dalam performa positif.
Persita ampil produktif dua laga terakhir, berhasil mencetak 8 gol.
Modal positif satu-satunya Persebaya, kemenangan 0-1 ketika bermain di kandang Persita putaran pertama.
"Tapi kami ingin menang, perlu bekerja keras dan menunjukkan di lapangan bahwa kami menginginkan lebih dari mereka," pungkas Bernardo Tavares