TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Libur Lebaran telah berakhir pada Minggu (29/03/2026), namun masih ada pemudik yang baru kembali ke tempat asalnya pada Senin (30/03/2026).
Alasannya karena baru mendapat tiket pesawat untuk pulang.
Seperti yang dilakukan oleh keluarga Safina Skafaizah, asal Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).
Harusnya, ia sudah mulai masuk sekolah hari ini.
"Tapi akhirnya harus mengajukan izin karena saya baru bisa pulang hari ini," kata Safina ditemui di Bandara YIA Kulon Progo.
Pelajar SMP ini harusnya pulang pada Minggu kemarin.
Namun karena tidak berhasil mendapatkan tiket akibat kehabisan, ia akhirnya harus pulang Senin ini.
Kondisi ini terjadi karena hanya ada 1 penerbangan langsung dari YIA ke Pontianak.
Penerbangan lainnya harus mampir ke satu titik atau transit dulu sebelum sampai di tujuan utama.
"Ini kemarin dapat tiket di harga hampir Rp2 juta, kalau transit bisa lebih mahal lagi, bisa Rp3 juta," ungkap Safina.
Baca juga: Penumpang Mudik Lebaran 2026 di YIA Kulon Progo Meningkat 5 Persen Tembus 215 Ribu Orang
Meski begitu ia menilai harga tiket hampir Rp2 juta tersebut masih terbilang wajar.
Sebab selisihnya tidak terlalu jauh dari harga tiket di luar masa liburan.
Ifah Munifah, pemudik lainnya juga hendak kembali ke Pontianak.
Ia mudik ke kampung halamannya di Rembang, Jawa Tengah dan baru berangkat kembali ke Pontianak hari ini.
"Soalnya baru dapet tiketnya untuk hari ini, maunya kemarin Minggu, tapi sudah habis," ujar Ifah.
Padahal, Ifah sudah berburu tiket sejak sebelum Mudik Lebaran. Ia membeli tiket berangkat sekaligus untuk pulang, di mana harganya sekitar Rp 1,4 juta per tiket per orang sekali perjalanan.
Seperti Safina, Ifah sulit mendapatkan tiket karena hanya ada 1 penerbangan langsung ke Pontianak.
Ia sebenarnya bisa terbang dari Bandara Adisumarmo, Boyolali, di sana juga ada penerbangan langsung ke Pontianak.
"Tapi di sana penerbangannya tidak banyak, makanya saya pilih dari YIA saja," jelasnya.(*)