Abdul Halim Iskandar Tekankan Kesabaran dan Politik Solutif pada Kader PKB Sulut
Isvara Savitri March 30, 2026 09:22 PM

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Ketua DPP PKB Bidang Pengelolaan Organisasi, Eksekutif, dan Legislatif, Abdul Halim Iskandar, menekankan pentingnya kesabaran, pemahaman posisi, serta orientasi politik yang solutif bagi seluruh kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Utara.

Hal itu disampaikan dalam pengukuhan pengurus DPW, orientasi politik, dan musyawarah kerja wilayah (muskerwil) PKB Sulut yang digelar di Swiss-Belhotel Maleosan Manado, Senin (30/3/2026).

Abdul Halim menegaskan bahwa kesuksesan dalam dunia politik tidak bisa diraih secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang dan kesabaran.

“Politik itu kuncinya kesabaran. Kalau tidak sabar, tidak akan bisa bertahan dan mencapai posisi seperti yang diharapkan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan kader, khususnya politisi muda untuk terus belajar dari para senior yang telah lebih dulu berproses dalam dunia politik, sekaligus memahami posisi dalam organisasi.

“Politik itu juga soal memahami posisi. Kapan harus maju, kapan harus menahan diri. Ini penting dalam perjalanan politik,” katanya.

Selain itu, Abdul Halim optimis PKB Sulawesi Utara akan mengalami peningkatan signifikan pada Pemilu 2029 mendatang. 

PKB SULUT - Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Sulawesi Utara masa bakti 2026–2031 dikukuhkan dalam rangkaian kegiatan di Swiss-Belhotel Maleosan Manado, Senin (30/3/2026). Prosesi pengukuhan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI sekaligus Ketua DPW PKB Nusa Tenggara Barat, Lalu Hadrian Irfani.
PKB SULUT - Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Sulawesi Utara masa bakti 2026–2031 dikukuhkan dalam rangkaian kegiatan di Swiss-Belhotel Maleosan Manado, Senin (30/3/2026). Prosesi pengukuhan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI sekaligus Ketua DPW PKB Nusa Tenggara Barat, Lalu Hadrian Irfani. (Tribun Manado/Isvara Savitri)

Ia bahkan menyebut target penambahan kursi sebagai sesuatu yang realistis jika seluruh kader bekerja secara maksimal.

“Saya yakin 2029 PKB Sulawesi Utara akan menambah banyak kursi. Ini harus menjadi komitmen bersama seluruh kader,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga membacakan arahan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, yang menekankan bahwa muskerwil bukan sekadar seremonial, melainkan momen untuk menegaskan arah politik partai ke depan.

PKB harus hadir sebagai kekuatan politik yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat, bukan hanya sekadar berpartisipasi dalam kontestasi politik.

"PKB harus menjadi kekuatan yang mampu menentukan arah perubahan dan memikul tanggung jawab kebangsaan,” ungkapnya.

Kader PKB tidak cukup hanya menjadi politisi, tetapi harus berkembang menjadi pemimpin, bahkan negarawan yang memikirkan masa depan bangsa.

Abdul Halim juga menekankan pentingnya soliditas internal partai. 

Baca juga: Daftar Nama Pengurus DPW PKB Sulawesi Utara yang Dikukuhkan

Baca juga: Chord Lagu Di Hari Pentakosta - KJ 234

Ia menegaskan bahwa PKB merupakan satu kesatuan, tanpa sekat antara pengurus pusat hingga daerah.

“PKB itu satu. Tidak ada sekat antara DPP, DPW, hingga tingkat bawah. Semua adalah satu barisan yang harus bergerak bersama,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah serta unsur forkopimda di Sulawesi Utara yang dinilai turut menciptakan stabilitas dan kondusivitas politik di daerah.

Dengan semangat konsolidasi dan penguatan organisasi, PKB Sulut diharapkan mampu memperluas basis dukungan serta berperan lebih besar dalam pembangunan daerah ke depan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.