ISI Pertemuan Prabowo dengan Kaisar Jepang, Singgung Tentang Perlindungan Hutan dan Lingkungan Hidup
Tommy Simatupang March 30, 2026 09:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan isi pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Kaisar Jepang Naruhito dan Putra Mahkota Fumihito di Istana Kekaisaran Jepang, Senin (30/3/2026) pagi waktu setempat.

Keduanya melakukan pertemuan selama kurang lebih dari 2 jam.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa agenda di hari pertama kunjungan kenegaraan ini terbagi menjadi sesi audiensi formal dan jamuan makan siang bersama keluarga kekaisaran.

"Bapak Presiden di hari pertama di Jepang secara keseluruhan tadi pagi sampai siang bertemu dengan Kaisar Naruhito, kemudian juga Putra Mahkota Jepang Fumihito. Intinya bahas berbagai macam kerjasama dan peningkatan kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Jepang," ujar Teddy saat ditemui di lokasi penginapan Presiden Prabowo Subianto di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026). 

Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan dalam pembicaraan kedua pemimpin negara tersebut adalah komitmen bersama dalam menjaga ekosistem global.

Keduanya sepakat untuk meningkatkan kolaborasi di bidang perlindungan alam.

"Terutama tadi yang menarik adalah tentang perlindungan terhadap hutan dan lingkungan hidup. Itu tadi beliau berdua bertemu kurang lebih 45 menit kemudian dilanjutkan dengan makan siang jadi total keseluruhan hampir 2 jam lebih di Kekaisaran Jepang," tambahnya.

Baca juga: SOSOK Pelaku Pembunuhan Karyawan Ayam Geprek, Tubuh Korban Dimutilasi dan Disimpan di Freezer

Baca juga: BBM Naik Mulai 1 April? Ini Jawaban Menteri Bahlil, Harga Minyak Mentah Tembus 115 Dolar Per Barel

Pertemuan ini menjadi pembuka rangkaian agenda strategis Presiden Prabowo di Jepang.

Selain presiden hadir juga putra tunggal Prabowo, Didiet Prabowo, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Setelah mengunjungi Kaisar, Presiden melanjutkan agenda dengan menghadiri forum bisnis yang menghasilkan komitmen investasi fantastis senilai Rp380 triliun bagi Indonesia.

Teddy menegaskan bahwa kedekatan diplomatik antara Indonesia dan Jepang terus diperkuat melalui komunikasi langsung di tingkat tertinggi. 

"Itu adalah bukti bahwa Indonesia menjadi magnet investasi dunia. Itu yang pertama. Kemudian yang kedua di luar semakin mantap untuk berinvestasi di Indonesia," pungkasnya.

Baca juga: Bayi Tujuh Bulan Dibuang di Aek Loba Asahan, Orangtua Korban Takut Ketahuan Punya Anak di Luar Nikah

(*/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.