Erick Thohir Puji Timnas Indonesia Usai Kalah dari Bulgaria: Lawan Bukan Kaleng-kaleng
Hasiolan Eko P Gultom March 31, 2026 12:17 AM

Erick Thohir Puji Timnas Indonesia Usai Kalah dari Bulgaria: Lawan Bukan Kaleng-kaleng

Alfarizy Ajie Fadhilah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan apresiasi terhadap performa Timnas Indonesia meski harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor tipis 0-1 dalam laga final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (30/3/2026) malam.

Menurut Erick, meski menelan kekalahan, skuad Garuda menunjukkan perkembangan mental dan kualitas permainan yang signifikan.

Baca juga: Drama VAR, Penalti, dan Mistar Gawang Warnai Kekalahan Timnas Indonesia dari Bulgaria

Ia menilai duel tersebut merupakan tontonan yang sangat berkualitas bagi publik sepak bola tanah air.

"Permainannya juga tadi saya rasa cukup berkelas ya. Karena memang kita melawan tim yang tidak kaleng-kaleng, pernah semi-final (Piala Dunia) tahun '94 waktu itu," ujar Erick Thohir saat ditemui awak media usai laga di area SUGBK.

Erick Thohir menegaskan pemilihan Bulgaria sebagai lawan dalam FIFA Series kali ini bertujuan untuk menguji sejauh mana level Timnas Indonesia di hadapan tim yang memiliki tradisi sepak bola kuat di Eropa.

"Banyak pemain (Bulgaria) yang bermain di Eropa, ya memang ya kesempatan bagus buat kita untuk menaikkan kualitas secara menyeluruh tim nasional," tegas pria yang juga Menpora tersebut.

Ia juga menyoroti transformasi permainan yang dibawa oleh pelatih John Herdman. Erick menilai arsitek asal Inggris tersebut telah berhasil meramu skuad yang kompetitif dalam waktu yang relatif singkat.

"Tentu seperti semua media saksikan, Coach John sudah berhasil sampai hari ini mentransformasi dan kelihatan permainannya kita cukup baik," imbuh Erick.

FIFA Puji Profesionalisme Penyelenggaraan di Indonesia

Kepuasan tidak hanya datang dari pihak PSSI. FIFA Director for Asia and Oceania, Sanjeevan Balasingam, turut memberikan pujian setinggi langit atas atmosfer pertandingan di SUGBK.

Sanjeevan mengaku terkesan dengan antusiasme suporter dan kualitas organisasi pertandingan yang dinilai sangat profesional di bawah komando PSSI dan dukungan penuh pemerintah Indonesia.

"Sebab, lihat penonton, lihat atmosfer, lihat penyelenggaraan, semua profesional. Ini yang FIFA mau. Indonesia is professional. PSSI is professional," puji Sanjeevan dengan antusias.

Berkat kesuksesan laga final malam ini, Sanjeevan memberikan sinyal kuat Indonesia akan kembali dipercaya menjadi tuan rumah turnamen-turnamen internasional FIFA di masa depan.

"Pastinya, pasti ada (peluang jadi tuan rumah lagi). Pasti," pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.