TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meluncurkan BRIN Innovation Apps, yang menyediakan informasi riset dan inovasi karya periset BRIN.
Kepala BRIN Arif Satria mengatakan, aplikasi ini diproyeksikan menjadi semacam portal inovasi, yang mempermudah transparansi dan komunikasi antara peneliti dan masyarakat umum atau stakeholder.
Aplikasi ini dibuat untuk memperkuat kepercayaan publik atau stakeholder kepada BRIN sebagai lembaga riset.
“Jadi di dalamnya ada apa saja yang dimiliki BRIN. Level teknologi, penemunya, ada semua di Apps. Selama ini masyarakat bingung apa yang dikerjakan BRIN, nah sekarang bisa dilihat apa saja, open for public. Semua bisa melihat inovasi dari BRIN,” kata Arif, Senin (30/3/2026).
Arif menjelaskan, visi BRIN pada tahun 2026-2030 menjadi penghela riset dan inovasi nasional untuk menuju Indonesia Emas 2045.
Sehingga diharapkan semua permintaan riset dan inovasi dapat tersampaikan secara maksimal, tepat waktu, dan dirasakan masyarakat luas.
“Karena itulah saya melaunching BRIN Innovation Apps, sebagai instrumen untuk membuka akses publik terhadap inovasi BRIN," ucapnya.
BRIN juga memberi ruang bagi kritik atau masukan untuk tujuan perbaikan pelayanan dalam aplikasi.
“Apabila muncul kritikan atau masukan, pengguna dapat meninggalkan komentar atau menghubungi langsung melalui WhatsApp, misalnya, agar saran tersebut dapat tersalurkan,” ujarnya.