Dramatis, Buaya Muara 3 Meter Dievakuasi dari Jaring Nelayan di Bandar Lampung
Noval Andriansyah March 31, 2026 12:19 AM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ( Damkarmat ) Kota Bandar Lampung mengevakuasi seekor buaya muara sepanjang kurang lebih tiga meter.

Buaya muara tersebut tersangkut jaring nelayan di wilayah pesisir Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung, pada Senin (30/3/2026) sore.

Proses evakuasi sempat berlangsung menegangkan, namun akhirnya berhasil dilakukan tanpa insiden.

Penanganan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya bagi warga di sekitar lokasi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung melalui Kepala Bidang Penyelamatan, Krisna Laksamana, menjelaskan laporan pertama diterima dari seorang nelayan bernama Imron (39) sekitar pukul 15.23 WIB.

Baca juga: Pria Diterkam Buaya Saat Cuci Tali Rumput Laut di Sungai, Alami Luka Serius

Buaya tersebut diketahui tersangkut jaring saat nelayan sedang beraktivitas di perairan sekitar Kelurahan Sukaraja.

“Setelah menerima laporan, tim rescue langsung menuju lokasi di Gang Haji Taslim No. 25, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras,” ujar Krisna.

Menurutnya, proses evakuasi cukup menantang karena ukuran buaya yang mencapai sekitar tiga meter dan berpotensi agresif.

Petugas harus menggunakan sejumlah peralatan seperti sarung tangan, karung, dan tali agar proses penanganan tetap aman.

Sebanyak satu unit mobil Maven Rescue diterjunkan bersama tujuh personel tim penyelamatan.

Operasi ini dipimpin Komandan Regu Desri Rinando, dengan dukungan personel lain yakni Tamma Andriskha sebagai pengemudi, serta anggota Alzi Bimantara, Hadi Utama Ganie, dan Prayoga Gala Dinda.

Selain itu, tim Srikandi Damkarmat yang terdiri dari Mala Puspita Kaizer dan Kris Dewi Hendarsyah juga ikut terlibat dalam proses evakuasi tersebut.

“Evakuasi selesai sekitar pukul 16.30 WIB. Buaya berhasil diamankan dalam kondisi terkendali dan selanjutnya diserahkan ke pihak berwenang,” jelasnya.

Krisna menambahkan, kemunculan buaya muara di sekitar permukiman memang perlu diwaspadai, terutama di wilayah pesisir maupun aliran sungai yang menjadi habitat alaminya.

Ia mengimbau warga agar segera melapor jika menemukan satwa liar berbahaya dan tidak mencoba menanganinya sendiri.

“Laporan cepat dari warga sangat membantu kami mencegah potensi bahaya. Keselamatan masyarakat tentu jadi prioritas,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga Kota Bandar Lampung untuk tetap waspada terhadap kemunculan satwa liar, terutama buaya muara yang dikenal memiliki daya jelajah luas dan bisa membahayakan jika berada dekat permukiman.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.