Muncul Isu Kenaikan BBM Solar, Ketua Kadin Gresik Berharap Masyarakat dan Industri Tidak Panik 
Dyan Rekohadi March 31, 2026 12:32 AM

 


SURYA.CO.ID, GRESIK - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Gresik berharap masyarakat dan industri tidak panik atas geopolitik global antara Perang Timur Tengah antara Israel dan Iran.

Imbauan untuk tak panik itu tak lepas dari munculnya isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) solar yang digunakan produksi industri. 

Baca juga: Update Harga BBM 1 April 2026: Cek Prediksi Kenaikan Pertamax dan Nasib Pertalite

Ketua Kadin Kabupaten Gresik, Mohammad Choiril Rizal mengatakan, Kadin akan memberi masukkan kepada Pemerintah agar memikirkan industri yang memakai BBM solar.

"Semoga Pemerintah Pusat bisa mengendalikan energi solar untuk industri. Maka Masyarakat tetap tenang, tidak perlu panik dan untuk industri untuk sama-sama menjaga kelangsungan produksi tanpa mengurangi pekerja," kata  Choiril Rizal, saat acara halalbihalal dengan Pengurus Kadin dan Kadin Jatim, Senin (30/3/2026). 

Oleh karena itu, Rizal berharap tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap perusahaan di Gresik. Sebab, sampai saat ini, pertumbuhan ekonomi daerah masih baik. 

"Pertumbuhan ekonomi daerah masih baik, sekitar 4,7 persen dan tahun depan sekitar 5,2 persen. Sehingga, kami harapkan tidak ada pengurangan pekerja," imbuhnya.

Dari konflik geopolitik global akibat perang antara Israel dan Iran, Rizal berharap masyarakat dan industri tidak panik.

Sebab, diharapkan Pemerintah Pusat bisa memberi subsidi BBM terhadap industri, agar tidak terjadi PHK. 

"Kadin adalah mitra strategi Pemerintah, jadi harus bisa memberikan masukan dan mendorong Pemerintah daerah agar lebih baik dan maju," katanya. 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.