Aksi Curanmor di Parkiran Kos Surabaya Digagalkan Warga, Dua Pelaku Ditangkap Satu Kabur
Pipit Maulidya March 31, 2026 01:04 AM

 

SURYA.CO.ID - Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di area parkiran rumah kos berhasil digagalkan warga, Sabtu (24/3/2026).

Dua pelaku berhasil ditangkap, sementara satu pelaku lainnya melarikan diri.

Peristiwa itu terjadi pada sore hari, sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 WIB.

Saat kejadian, kondisi rumah dalam keadaan ramai karena seluruh anggota keluarga berada di dalam.

“Terus baru ketahuan itu, soalnya kan rame juga dia. Terus akhirnya diteriain gitu dari dalam sama kakak saya,” ujar salah satu saksi, M Dafa, pemilik kos.

Pelaku diketahui berjumlah tiga orang dengan menggunakan satu sepeda motor.

Baca juga: Terekam CCTV, Pria Berjaket Hijau Curi Motor di Rumah Kos Sawahan Surabaya

Aksi Nekat

Mereka nekat masuk ke area parkiran kos yang menyatu dengan rumah, meski situasi tidak sepenuhnya sepi.

“Padahal di dalam juga ada orang. Dan di depan ada mobil, harusnya tau lah ya ada orang. Cuman nekat lah ya,” tambahnya.

Aksi pencurian pertama kali diketahui oleh kakak saksi yang melihat pelaku mencoba mengambil motor milik salah satu penghuni kos.

“Yang mau dicuri itu kebetulan itu motornya anak kos. Terus kakak saya yang pertama kali ketahuin malingnya itu. Terus akhirnya diteriain maling itu,” jelasnya.

Motor yang menjadi sasaran adalah Honda Beat warna silver milik seorang penghuni kos bernama Rina.

Saat diteriaki, para pelaku langsung berusaha kabur.

Dua pelaku melarikan diri ke arah kiri, sementara satu lainnya ke arah kanan.

“Yang ketangkep, duanya ke arah kiri sana. Terus yang lolos, satunya ke arah kanan sana,” ungkapnya.

Dua pelaku akhirnya berhasil ditangkap warga setelah sempat melakukan perlawanan.

“Sempat kayak larikan diri dulu, mas. Ada perlawanan lah. Ketangkep juga,” katanya.

Sementara itu, satu pelaku yang kabur diketahui melarikan diri dengan berjalan kaki, bukan menggunakan sepeda motor.

“Yang kabur itu lari,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan warga, pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha Vario warna merah sebagai sarana. Mereka juga membawa alat kunci T untuk membobol kendaraan.

“Senjata tajam nggak ada. Cuma peralatan buat kunci T, terus dompet, HP,” katanya.

Motor yang menjadi target sebenarnya dalam kondisi terkunci, namun tidak menggunakan pengaman tambahan.

“Posisi pintu dikunci, tapi enggak dikembok. Motor juga terkunci, tapi nggak di-lock,” jelasnya.

Pelaku sempat mencoba merusak kunci motor, namun belum sempat menyalakan kendaraan saat aksinya diketahui.

“Sudah diotak-atik kuncinya itu, tapi belum menyala,” ujarnya.

Setelah diamankan warga, dua pelaku kemudian diserahkan ke pihak kepolisian dari Polsek Wonocolo sekitar pukul 17.00 WIB.

“Diamankan di Polsek Wonocolo. Polisi juga sudah ke sini buat cek TKP,” katanya.

Warga mengaku aksi curanmor di lokasi tersebut bukan yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, kasus serupa pernah terjadi sekitar tahun 2018-2019.

“Kalau yang sekarang, baru pertama kali ini. Kalau yang dulu, sudah pernah juga. Motor ayah sendiri,” ungkapnya.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga agar meningkatkan keamanan, seperti pemasangan CCTV dan penggunaan kunci ganda pada kendaraan.

“Harusnya sih lebih ketat CCTV. Terus sama dikunci lah ya, lebih aman,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.