Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Pendapatan retribusi sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran selama libur Lebaran 2026 mencapai Rp 9 miliar.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran optimistis angka itu masih akan bertambah dalam sepekan ke depan.
Bupati Pangandaran, Hj Citra Pitriyami, mengatakan momentum libur panjang Wafat Isa Almasih menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor wisata.
"Pendapatan retribusi selama libur Lebaran kemarin Rp 9 miliar. Pajak hotel dan restoran masih dalam proses perhitungan. Insya Allah pertengahan April baru bisa diketahui. Dalam waktu dekat juga ada libur panjang lagi," ujar Citra kepada sejumlah wartawan di Parigi, Senin (30/3/2026) siang.
Baca juga: Bupati Pangandaran Sampaikan Catatan Penting untuk Evaluasi Setelah Lebaran
Ia menyebut, jumlah kunjungan wisatawan pada libur IdulFitri tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun 2026, jumlah wisatawan mencapai sekitar 500 ribu orang, sementara pada 2025 tercatat sekitar 400 ribu orang.
"Ada kenaikan signifikan. Belum bisa dipastikan tercapai atau tidak targetnya karena masih ada waktu sekitar satu minggu ke depan. Biasanya setelah Lebaran, masih ada wisatawan yang datang untuk menghindari kemacetan saat puncak arus libur," katanya.
Kemudian pada tahun 2025 lalu, dalam satu minggu setelah libur Lebaran, pendapatan retribusi masih mencapai Rp 11,7 miliar.
Baca juga: Sampah di Pantai Pangandaran Naik 35 Persen Selama Libur Lebaran 2026
Untuk tahun ini, pihaknya memprediksi angka tersebut dapat terlampaui hingga pertengahan April."Untuk tahun ini sampai 15 April diprediksi bisa lebih dari itu," ucap Citra.
Untuk meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata, Citra terus melakukan pembenahan, terutama dalam hal kenyamanan dan keamanan wisatawan.
Beberapa langkah yang dilakukan di antaranya penataan sentral parkir, penertiban parkir liar di bahu jalan, serta pemberantasan pungutan liar (pungli).
Selain itu, penataan wahana seperti odong-odong, water sport, serta perahu wisata juga menjadi perhatian.
"Catatan kami, sentral parkir sudah lebih baik. Tidak ada lagi parkir di bahu jalan, pungli berkurang, dan penataan wahana wisata semakin tertib," ujarnya. (*)
Baca juga: Bupati Pangandaran Akui Pengelolaan Parkir Wisata saat Libur Lebaran Masih Kurang