TRIBUNTRENDS.COM - Kemungkinan adanya kenaikan harga BBM non-subsidi mulai 1 April 2026 mulai ramai dibicarakan.
Di media sosial viral surat edaran yang mencantumkan harga baru sejumlah produk BBM.
Dalam surat itu, BBM non-subsidi mengalami kenaikan signifikan, harga Pertamax bahkan tertulis tembus hingga Rp 17.850 per liter.
Namun prediksi yang berbeda diungkap oleh Ekonom Universitas Airlangga, Wisnu Wibisono.
Ia menilai harga BBM naik merupakan konsekuensi yang wajar. Pasalnya, penetapan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar global.
Menurut dia, lonjakan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik di Timur Tengah menjadi faktor utama.
Baca juga: Jawaban Pertamina Soal Beredarnya Surat Harga Baru BBM Pertamax Tembus Rp 17.850 Mulai 1 April 2026
Selain itu, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS serta acuan harga internasional, seperti Mean of Platts Singapore (MOPS), turut memengaruhi.
Wisnu memperkirakan, harga BBM naik 1 April 2026 tidak akan terlalu tinggi.
“Kenaikan diperkirakan berada di kisaran 5–10 persen,” ujarnya. Artinya, meski ada potensi kenaikan BBM April 2026, angkanya diprediksi masih dalam batas moderat.
Informasi terkait proyeksi kenaikan harga BBM juga sempat beredar luas di media sosial, mulai dari X, TikTok, hingga WhatsApp.
Dalam informasi tersebut, disebutkan harga BBM nonsubsidi akan mengalami kenaikan cukup signifikan mulai 1 April 2026.
Namun, PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan resmi terkait perubahan harga.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyebut informasi yang beredar di media sosial tidak dapat dipastikan kebenarannya.
Ia menegaskan, kabar lonjakan harga BBM secara signifikan per 1 April 2026 bukan berasal dari sumber resmi.
Baca juga: Stok di Indonesia Aman, Harga BBM Berpotensi Naik 10 Persen Mulai 1 April? Menhub: Kita Antisipasi
“Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026,” kata Baron, Senin (30/03/2026).
Pertamina mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan hanya merujuk pada kanal resmi perusahaan.
Daftar harga BBM terbaru (Maret 2026)
Sebagai gambaran, berikut harga BBM hari ini yang berlaku per 1 Maret 2026 di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara:
- BBM Nonsubsidi Pertamina
- BBM Subsidi
Sementara itu, harga BBM di SPBU swasta juga berada di kisaran serupa, tergantung jenis dan kualitas bahan bakar. (Tribun Trends/Kompas.com)