Kronologi Kebakaran Pasar Kasikan di Kampar: Ketua RT Tiba-Tiba Melihat Asap
Firmauli Sihaloho March 31, 2026 12:18 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Kepala Kepolisian Sektor Tapung Hulu, Iptu Riko Rizki Masri mengungkap awal kebakaran Pasar Desa Kasikan Kecamatan Tapung Hulu, Senin (30/3/2026) malam. 

Ia mengatakan, seorang saksi bernama Faisal yang juga Ketua RT 007 RW 002 Dusun IV mengaku tiba-tiba melihat asap keluar dari salah satu kios sekitar pukul 19.00 WIB.

Faisal kemudian memanggil warga sekitar untuk melakukan pemadaman. Api menjalar begitu cepat.

"Saat kejadian, angin kencang di sekitar lokasi yang membuat api cepat membesar dan merembet ke kios lainnya," ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (31/3/2026).

Kades menghubungi pihak PT. Bumi Siak Pusako (BSP) dan PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Tandun untuk mengerahkan armadanya.

Pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB.

Baca juga: Hotspot Riau Kembali Naik, Tertinggi di Sumatera dan Masih Terkonsentrasi di Bengkalis

Baca juga: BBM Non Subsidi Bakal Naik? Ekonom: Kalau Bisa Naiknya Jangan Lebih dari Rp 2.000/Liter

Menurut dia, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB. Lalu dilanjutkan dengan proses pendinginan.

Menurut dia, dugaan awal penyebab kebakaran karena korsleting listrik di salah satu kios. Dugaan itu berdasarkan keterangan saksi.

"Kita sudah melaksanakan olah TKP dan memasang police line di sekitar lokasi," katanya. 

Ia menyebutkan, kebakaran itu menghanguskan 10 kios permanen. Terdiri dari lima unit milik Pemerintah Desa Kasikan, dan lima unit milik pribadi bernama Almarhum Abdul Hamid. 

Kios yang terbakar berisi barang dagangan berupa pakaian, sayuran, sembako, dan lain-lain. "Kerugian materi sekitar Rp300 juta," katanya.

Berdasarkan hasil pendataan, semua pedagang di kios yang terbakar tercatat sebagai warga Desa Kasikan. Berikut daftar pedagang dan barang dagangannya: 

1. Azisman: 1 kios pakaian

2. Armen: 1 kios sayuran

3. Tiara: 2 kios barang harian

4. Bahar: 1 kios barang pecah belah

5. Andre: 2 kios barang harian)

6. Yelmi Wati: 2 kios pakaian

7. Neni: 1 Kios pakaian

Sumber: Polsek Tapung Hulu. (Fernando Sihombing)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.