Perbaikan Infrastruktur Jalan di Bantul Segera Berjalan, Lelang Dimulai Pekan Depan
Joko Widiyarso March 31, 2026 02:14 PM


TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan segera melakukan pengerjaan perbaikan dan peningkatan jalan maupun jembatan pada Juni 2026, setelah proses lelang dilakukan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Bantul, Jimmy Alran Manumpak Simbolon, mengatakan, proses lelang dimungkinkan berlangsung pada minggu depan.

Sayangnya, ia tidak hafal berapa paket pengerjaan yang dilakukan lelang.

"Saya tidak hafal ada berapa paket. Tapi, rupiahnya dimungkinkan berada di angka Rp25 miliar untuk pengerjaan jalan dan jembatan," kata dia, kepada wartawan, Selasa (31/3/2026).

Terpisah, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, berharap pekerjaan proyek infrastruktur berupa pemeliharaan maupun pengaspalan jalan, dapat dikerjakan dengan sebaik-baiknya oleh DPUPKP Kabupaten Bantul.

"Kalau soal lelang proyek ya itu schedule pekerjaan umum (DPUPKP Bantul). Itu sudah dilaksanakan," ucap Aris.

Walau begitu, sejak Ramadan 2026 lalu, ia sudah berpesan kepada DPUPKP Bantul untuk betul-betul dikerjakan sebaik-baiknya. 

Sebab, pada beberapa waktu lalu, Bantul sempat diguyur hujan sehingga banyak mengakibatkan kerusakan di jalan.

"Jadi salah satu kelemahan kita, di pembangunan infrastruktur jalan. Tatkala hujan yang terus terusan dan sering ada genangan air, sehingga jalan kita cepat rusak. Bahkan menjelang Hari Raya Idulfitri sudah ditekankan pemeliharaan jalan dengan pengerjaan semaksimal mungkin," ujar Aris.

Penambalan jalan

Komitmen Pemkab Bantul untuk menyelesaikan penambalan jalan rusak menjelang Idulfitri 2026, kata Aris sudah terlihat nyata. 

Sebab, sampai H-3 Idulfitri 2026, personel DPUPKP Bantul masih ada yang terjun untuk melakukan perbaikan jalan, sehingga mobilitas masyarakat diharapkan semakin lancar.

"Terkait perbaikan jalan di Kabupaten Bantul untuk persiapan Lebaran kemarin sudah tuntas, walau tidak 100 persen. Tapi, sebagian besar pembenahan jalan kemarin sudah tertangani dengan baik," papar Aris.

Selanjutnya, untuk pekerjaan infrastruktur jalan yang masuk di usulan pada tahun 2026 berjumlah enam sampai tujuh titik untuk pengaspalan, dan sudah masuk tahap lelang, sehingga beberapa waktu ke depan diharapkan bisa segera dikerjakan.

"Awalnya kita merencanakan banyak sekali titiknya, namun karena kondisi efisiensi anggaran saya kira juga kita split split untuk prioritas tempat yang memang sudah parah kita kerjakan," tutur Aris.

Sayangnya, Aris mengaku tidak hafal secara rinci titik mana saja yang masuk dalam proyek pekerjaan infrastruktur pada 2026.

Kendati begitu, satu di antara lokasi pengerjaan infrastruktur berupa jalan tersebut berada di Bajang, Kapanewon Pandak.

"Itu sudah masuk ke kita suratnya dan yang lainnya. Itu kondisinya rusak, sehingga kita gelar aspal. Kalau yang pemeliharaan jalan titiknya banyak lebih banyak lagi," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.