TRIBUNNEWS.COM – Timnas Italia dan Timnas Bosnia & Herzegovina akan saling berhadapan dalam laga final play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang sarat gengsi dan tekanan tinggi.
Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, pada Rabu (1/4/2026) pukul 01.45 WIB.
Atmosfer panas dipastikan menyelimuti stadion, mengingat laga ini menjadi penentu nasib kedua tim untuk melangkah ke putaran final Piala Dunia.
Baik Italia maupun Bosnia sama-sama membawa ambisi besar untuk mengakhiri penantian panjang tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.
Italia terakhir kali merasakan atmosfer Piala Dunia pada edisi 2014 di Brasil. Setelah itu, tim berjuluk Azzurri tersebut harus menelan pil pahit usai gagal lolos dalam beberapa edisi berikutnya, termasuk tersingkir secara menyakitkan di babak play-off.
Status sebagai empat kali juara dunia justru menjadi beban tersendiri bagi Italia. Tekanan publik dan ekspektasi tinggi membuat laga ini terasa seperti final sesungguhnya bagi tim Negeri Pizza.
Langkah Italia menuju partai penentuan ini tidak sepenuhnya mulus. Meski tampil cukup dominan di fase grup, mereka sempat mengalami dua kekalahan telak dari Norwegia yang mengungkap celah di lini pertahanan.
Namun, di bawah arahan Gennaro Gattuso, performa Italia perlahan menunjukkan peningkatan signifikan. Pendekatan taktik yang lebih agresif dan peningkatan produktivitas gol menjadi sinyal kebangkitan Azzurri.
Italia memastikan tempat di final play-off setelah menundukkan Irlandia Utara dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga semifinal (27/3). Kemenangan tersebut menjadi momentum penting jelang duel penentuan.
Baca juga: 12 Negara Berebut 6 Tiket Piala Dunia 2026: Irak Wakili Asia, Italia Berharap Lolos
Gattuso pun menegaskan keseriusan timnya.
“Kami sadar betul betapa besar taruhan dalam pertandingan ini. Italia harus tampil maksimal untuk lolos,” kata Gattuso, dikutip dari Goal International.
Di sisi lain, Bosnia & Herzegovina datang dengan kepercayaan diri tinggi berkat keuntungan bermain di kandang sendiri.
Stadion Bilino Polje dikenal memiliki atmosfer yang intim dan penuh tekanan dari suporter fanatik. Dukungan ini berpotensi menjadi faktor pembeda dalam laga yang diprediksi berjalan ketat.
Bosnia sendiri lolos ke final play-off setelah mengalahkan Wales lewat adu penalti (27/3).
Secara historis, Bosnia memang tidak diunggulkan. Mereka hanya pernah sekali mengalahkan Italia, yakni dalam laga persahabatan tahun 1996.
Namun, situasi saat ini jauh berbeda, motivasi untuk kembali ke Piala Dunia membuat Bosnia siap memberikan perlawanan maksimal.
Meski demikian, secara peringkat FIFA, Bosnia masih tertinggal cukup jauh, berada sekitar 58 tingkat di bawah Italia.
Pertandingan ini dipastikan tidak hanya mengandalkan kualitas teknis, tetapi juga kekuatan mental.
Italia unggul dari sisi pengalaman dan kedalaman skuad, namun Bosnia memiliki kelebihan dalam hal dukungan suporter dan familiaritas dengan kondisi lapangan.
Melihat kualitas individu pemain, pengalaman di level internasional, serta tren performa yang terus membaik di bawah Gattuso, Italia sedikit lebih diunggulkan.
Namun, keuntungan bermain di kandang membuat Bosnia berpotensi memberikan kejutan dan memaksa pertandingan berjalan sengit hingga menit akhir.
Sportsmole: Bosnia 1-2 Italia
Sportskeeda: Bosnia 1-2 Italia
Thehardtackle: Bosnia 0-3 Italia
Bosnia (4-4-2):
Vasilj; Dedic, Muharemovic, Katic, Kolasinac; Memic, Tahirovic, Sunjic, Alajbegovic; Demirovic, Dzeko
Italia (3-5-2):
Donnarumma; Mancini, Bastoni, Calafiori; Politano, Barella, Locatelli, Tonali, Dimarco; Kean, Esposito
5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim
5 Laga Terakhir Bosnia
5 Laga Terakhir Italia
(Tribunnews.com/Ali)