TRIBUNNEWS.COM - Perjalanan Timnas Italia untuk kembali main di pentas Piala Dunia setelah absen dua edisi, kini tinggal selangkah lagi.
Timnas Italia dan Bosnia & Herzegovina akan saling berhadapan dalam laga final play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang sarat gengsi dan tekanan tinggi untuk memperebutkan tiket lolos ke putaran final.
Jika memastikan lolos, Timnas Italia akan mendapat keuntungan besar karena mendapatkan lawan yang enteng di Grup B yang berisikan Swiss, Qatar, Kanada.
Dari ketiganya yang paling berat adalah Swiss yang notabene sebagai salah satu tim Eropa dan lolos sebagai pemuncak grup B dengan tanpa kekalahan.
Swiss dikenal konsisten lolos ke Piala Dunia, tetapi kerap mentok di fase gugur. Dipimpin Granit Xhaka, mereka tetap berbahaya, namun belum terbukti mampu melangkah jauh.
Sedangkan dua lainnya, kiranya masih jauh di bawah level Italia. Qatar lolos setelah melalui putaran keempat Kualifikasi Zona Asia.
Qatar pertama kalinya lolos lewat dari jalur kualifikasi setelah sebelumnya tampil di edisi 2022 karena berstatus tuan rumah.
Performa mereka pun masih belum memuaskan kala itu, dan kini mereka pun lolos lewat putaran keempat berkat satu kemenangan dan satu imbang di fase itu.
Sementara itu, Kanada sendiri lolos otomatis karena sebagai tuan rumah. Mereka sebelumnya baru dua kali tampil di Piala Dunia, pada 1986 dan 2022.
Tim yang pernah dilatih John Herdman ini memang berkembang baik dengan adanya pemain sekelas bintang Alphonso Davies dan Jonathan David, namun secara pengalaman masih belum selevel Italia.
Dengan komposisi tersebut, peluang Italia untuk lolos dari fase grup cukup terbuka lebar jika mereka berhasil mengamankan tiket ke putaran final.
Namun, semuanya harus dimulai dari satu laga krusial di babak play-off, yakni melawan Bosnia & Herzegovina. Italia wajib menang.
Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, pada Rabu (1/4/2026) pukul 01.45 WIB.
Menatap laga ini, Italia membawa modal kepercayaan diri setelah menyingkirkan Irlandia Utara.
Gol Sandro Tonali dan Moise Kean memastikan langkah mereka ke final play-off, sekaligus menjaga asa tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2014.
Pelatih Timnas Italia Gennaro Gattuso menyebut laga ini sebagai momen krusial dalam kariernya.
Italia sendiri punya sejarah besar dengan empat gelar juara dunia, namun kegagalan lolos di dua edisi terakhir masih menjadi bayang-bayang.
Karena itu, fokus dan mental menjadi kunci menghadapi Bosnia yang juga tengah percaya diri.
"Kami sadar betul betapa besar taruhan dalam pertandingan ini. Italia harus tampil maksimal untuk lolos," kata Gattuso, dikutip dari Goal International.
Di atas kertas, Italia lebih diunggulkan. Bosnia saat ini berada di peringkat ke-71 dunia, namun mereka datang dengan modal kuat usai menyingkirkan Wales lewat adu penalti.
Sosok berpengalaman seperti Edin Dzeko yang cukup mengenal sepak bola Italia dengan pengalaman membela Inter Milan, AS Roma dan Fiorentina, menjadi ancaman utama yang tak bisa diremehkan.
Bosnia sendiri baru sekali tampil di Piala Dunia, yakni edisi 2014. Setelah itu mereka absen di 2018 dan 2022, sama halnya dengan Italia.
Performa kuat di kualifikasi Grup H, dengan finis dua poin di belakang Austria, menunjukkan bahwa Bosnia dan Herzegovina akan menjadi lawan yang sulit di babak play-off ini.
Secara historis, Bosnia memang tidak diunggulkan. Mereka hanya pernah sekali mengalahkan Italia, yakni dalam laga persahabatan tahun 1996.
Secara peringkat FIFA, Bosnia juga masih tertinggal cukup jauh, berada sekitar 58 tingkat di bawah Italia.
Pertandingan ini dipastikan tidak hanya mengandalkan kualitas teknis, tetapi juga kekuatan mental.
Italia unggul dari sisi pengalaman dan kedalaman skuad, namun Bosnia memiliki kelebihan dalam hal dukungan suporter dan familiaritas dengan kondisi lapangan.
Melihat kualitas individu pemain, pengalaman di level internasional, serta tren performa yang terus membaik di bawah Gattuso, Italia sedikit lebih diunggulkan.
Namun, keuntungan bermain di kandang membuat Bosnia berpotensi memberikan kejutan dan memaksa pertandingan berjalan sengit hingga menit akhir.
Berikut jadwal lengkap Grup B Piala Dunia 2026 dengan slot terakhir diisi pemenang play-off antara Timnas Italia/Bosnia dan Herzegovina.
Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026
Timnas Kanada vs Italia/Bosnia
02.00 WIB - BMO Field, Kanada
Minggu, 14 Juni 2026
Timnas Qatar vs Timnas Swiss
02.00 WIB - Levi's Stadium, Kanada
Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026
Timnas Swiss vs Italia/Bosnia
23.00 WIB - SoFi Stadium, Kanada
Jumat, 19 Juni 2026
Timnas Kanada vs Timnas Qatar
05.00 WIB - BC Place, Kanada
Matchday 3
Kamis, 25 Juni 2026
Timnas Swiss vs Timnas Kanada
02.00 WIB - BC Place, Kanada
Kamis, 25 Juni 2026
Italia/Bosnia vs Timnas Qatar
02.00 WIB - Lumen Field, Kanada
(Tribunnews.com/Tio)