TRIBUNGORONTALO.COM - Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Perumda Tirta Gerbang Emas.
Bupati Gorut Thariq Modanggu memberikan pembinaan langsung kepada Sumber Daya Manusia (SDM) Perumda Tirta Gerbang Emas.
Bupati Gorut Thariq Modanggu menjamin pelayanan air bersih tetap prima menjelang musim kemarau.
Bupati Gorut Thariq Modanggu menegaskan ketersediaan air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak boleh terganggu.
Ketua DPD Partai Golkar Gorut menjelaskan bahwa langkah proaktif ini merupakan tindak lanjut dari peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Kabupaten Gorontalo Utara diperkirakan akan memasuki musim kemarau panjang mulai Mei 2026. Saya turun langsung hari ini untuk memastikan seluruh sistem kesiapan kita," ujar Alumnus S2 di Pasca Sarjana UIN Alauddin Makassar
Dia menekankan soal ketahanan sumber air tetap terjaga dan terlindungi dari potensi kekeringan ekstrem. Tak hanya itu, keandalan Infrastruktur dengan mengecek langsung jaringan perpipaan untuk meminimalisir kebocoran sehingga distribusi air ke pelanggan berjalan maksimal.
"Saya minta seluruh jajaran Perumda bekerja ekstra keras agar saat kemarau panjang nanti, hak masyarakat untuk mendapatkan air bersih tidak terganggu," katanya.
Dia meminta semua karyawan Perumda Tirta Gerbang Emas untuk meningkatkan disiplin dan kualitas pelayanan.
“Harapan saya kepada seluruh karyawan agar terus memaksimalkan disiplin dan kualitas pelayanan serta melakukan upaya-upaya mengantisipasi musim kemarau panjang," tuturnya.
Sekda Gorontalo Utara Pimpin Apel Pagi di Lingkungan Setda
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo Utara, Suleman Lakoro, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda), pada Selasa (31/03/2026).
Sidak ini menyasar Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Langkah tegas ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam penegakan disiplin pegawai yang ada di sekretariat daerah.
Sekda Suleman Lakoro menekankan bahwa disiplin bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif melalui absen, melainkan cerminan tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
"Disiplin adalah kunci utama. Kita tidak bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat jika dari sisi internal saja kita belum tertib. Saya ingin memastikan seluruh ASN di bagian-bagian Setda berada di posisinya saat jam kerja dimulai," tegas Suleman Lakoro.
Sekda Suleman Lakoro menjelaskan bahwa pengawasan ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja staf. Dia mengingatkan bahwa ASN memiliki peran krusial sebagai roda penggerak pemerintahan yang harus menjadi contoh bagi masyarakat. (***/Pemkab)