Tribunlampung.co.id, Jakarta - Penampakan Angga Yunanda menjadi manusia silver dalam film terbarunya berjudul Para Perasuk. Ia memerankan karakter Bayu yang menjadi manusia silver.
Manusia silver sendiri merujuk pada individu umumnya anak jalanan atau pengamen yang melapisi tubuh mereka dengan cat berwarna perak untuk menarik perhatian pengguna jalan dan memperoleh penghasilan.
Fenomena ini kerap dijumpai di persimpangan lampu merah sebagai salah satu cara bertahan hidup karena faktor ekonomi.
Karena itu, Angga rela tubuhnya dilumuri cat tebal demi bisa mendapatkan warna silver yang diinginkan. Terlebih kamera mampu menangkap detail terkecil sehingga catnya perlu merata ke setiap celah.
"Memang tebal banget, karena cukup susah untuk bisa mencapai warna sesilver itu," kata Angga dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, dikutip dari Tribunnews pada Senin (30/3/2026).
Baca juga: Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Bersiap Sambut Kelahiran Bayi Laki-laki
"Apalagi kamera film berbeda, jadi apa yang terlihat secara langsung belum tentu sama seperti di kamera. Jadi benar-benar harus diaplikasikan dengan detail sampai ke sela-sela terkecil," lanjutnya.
Angga pun mengungkap tantangan terbesar yang ia hadapi bukan saat proses syuting, melainkan ketika harus membersihkan cat tersebut dari tubuhnya.
"Jadi yang paling susah sebenarnya bukan saat pengaplikasian atau syutingnya, tetapi saat melepasnya. Membersihkannya itu susah sekali," ujar Angga.
Sebagai tambahan, Para Perasuk menjadi film panjang ketiga bagi Wregas Bhanuteja.
Film ini mengangkat kisah fiksi tentang sebuah desa yang menjadikan kerasukan sebagai bentuk hiburan kolektif bagi warganya.
Dalam cerita tersebut, karakter Bayu digambarkan tengah bersaing untuk menjadi perasuk terbaik di desanya.
Selain Angga Yunanda, film ini turut dibintangi oleh Anggun C. Sasmi, Maudy Ayunda, Chicco Kurniawan, Bryan Domani, Indra Birowo, serta Ganindra Bimo.
Film ini dijadwalkan tayang pada 23 April 2026 mendatang.