Forum Dai Milenial Silaturahmi ke Ulama Kharismatik Aceh, Abu Mudi Samalanga Pesan Satu Hal
Nurul Hayati March 31, 2026 08:03 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Forum Dai Milenial (FDM) melaksanakan kunjungan silaturahmi ke ulama kharismatik Aceh, Abu Mudi, dalam rangkaian kegiatan Rihlah Mahabbah (perjalanan penggalian potensi dan keberkahan) dari 5–10 Syawal 1447 Hijriah.

Kunjungan yang berlangsung di Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat dan arah perjuangan dakwah generasi muda.

Rombongan FDM disambut hangat dalam suasana penuh kekhidmatan dan kekeluargaan.

Silaturahmi ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga sarana untuk menyerap nasihat, doa, serta nilai-nilai perjuangan dari ulama yang telah lama menjadi panutan masyarakat Aceh.

Ketua Umum FDM, H Akbar Miswari dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Selasa (31/3/2026), menyebutkan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga hubungan batin antara dai muda dengan ulama, sekaligus mencari keberkahan dalam perjalanan dakwah.

“Kami hadir untuk belajar, mengambil berkah, serta memperkuat semangat dakwah. Kedekatan dengan ulama adalah fondasi utama agar dakwah tetap berada di jalan yang benar dan penuh adab,” ujarnya.

Ia menegaskan, generasi dai milenial harus terus menjaga istiqamah dalam berdakwah di tengah berbagai tantangan zaman, termasuk perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Dalam kesempatan tersebut, Abu Mudi menyampaikan petuah singkat namun penuh makna kepada para dai muda.

Lon ka leumoh, ureung droeneuh mantong teuga, beuseumangat bak but yang jroh,” pesannya, yang mengandung makna bahwa estafet perjuangan dakwah kini berada di tangan generasi muda untuk terus dilanjutkan dengan semangat dan keteguhan.

Baca juga: Abu Mudi Apresiasi Langkah Kepala BGN Aceh Mengakomodir  Pesantren Dalam Program MBG Aceh

Petuah tersebut menjadi pengingat bahwa dakwah bukan sekadar aktivitas, melainkan amanah besar yang membutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan komitmen jangka panjang.

Kunjungan ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Rihlah Mahabbah FDM, sebuah program rutin yang dilaksanakan setiap bulan Syawal.

Kegiatan ini dirancang sebagai sarana silaturahmi sekaligus penguatan spiritual bagi para dai muda melalui interaksi langsung dengan para ulama.

Pada tahun ini, FDM melakukan perjalanan ke sejumlah wilayah di Aceh, mulai dari Aceh Utara hingga Samalanga, dengan mengunjungi berbagai ulama kharismatik dan pusat-pusat pendidikan Islam (dayah).

Rihlah tersebut tidak hanya menjadi perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan ruhani dalam menimba ilmu, nasihat, dan inspirasi.

Sejumlah ulama yang turut dikunjungi dalam rangkaian kegiatan ini antara lain Abon Arongan, Ayah Cot Trueng, Waled NU, Abi Zahrul, Ayah Batee Iliek, Walidi Paloh Gadeng, Abiya Jeunieb, hingga Abu Manan.

Adapun lokasi kunjungan mencakup sejumlah dayah penting seperti Dayah Madinatuddiniyah Darul Huda.

Kemudian,  Dayah Raudhatul Ma’arif, Dayah Rauhul Mudi, Dayah Tauthiatuth Thullab, Dayah MUDI Mesra Samalanga, Dayah Ummul Ayman Samalanga, Dayah Jamiah Al-Aziziyah, serta Dayah Babussalam Al-Aziziyah.

Forum Dai Milenial sendiri merupakan organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang dakwah dan pembinaan dai muda.

Organisasi ini berperan sebagai wadah kaderisasi, media kolaborasi, serta penghubung antara dai milenial dengan ulama dan masyarakat.

Dengan sekretariat yang berpusat di Aceh Utara, FDM terus mengembangkan program dakwah yang terarah, kreatif, dan berkelanjutan.

FDM berharap para dai muda mampu melanjutkan estafet perjuangan dakwah dengan penuh semangat, menjaga nilai-nilai keislaman, serta terus menghadirkan kebaikan di tengah masyarakat.(*)

 


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.