TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pengunjung Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada, kaget dengan munculnya kepulan asap tebal dari Gedung C Lantai pada Selasa 31 Maret 2026.
Kepulan asap itu muncul, akibat adanya kebakaran kabel listrik pada atas plafon yang membuat sejumlah pasien harus dipindahkan.
Pemindahan pasien ini dilakukan, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Termasuk terjadinya kebakaran yang melebar. Namun berkat Dinas Pemadam Kebakaran, api pun tidak membesar dan langsung bisa cepat ditangani dengan baik.
Direktur Utama RSD Mangusada, dr. I Wayan Darta mengatakan, sumber kejadian berasal dari kabel listrik yang terbakar di atas plafon. Material glasswool yang berada di area tersebut turut terdampak sehingga memicu kepulan asap tebal, meskipun tidak terlihat adanya api besar.
Baca juga: TAMPANG Pembunuh Berdarah Dingin di Malaga & Madrid, Bos Geng Eropa Dijuk di Bali, 2 Tahun Buron!
Baca juga: TRAGEDI di Moskow Rusia, PMI Asal Buleleng Tewas, Diduga Keracunan Asap Kebakaran Sauna!
“Memang benar terjadi kebakaran di Gedung C Lantai 4 di Ruang Legong. Nah, kebakaran itu terjadi sekitar jam 13.00,” ujar dr. Darta.
Diakui kebakaran kabel listrik ini, terjadi di selasar ruang Legong, sehingga tidak ada pasien yang terdampak. Petugas rumah sakit bersama tim terkait bergerak cepat menangani situasi.
Dalam waktu kurang lebih 30 menit, kondisi berhasil dikendalikan dan asap berhasil dihilangkan.
“Kalau sekarang tidak ada korban jiwa, tidak ada korban petugas, dan terima kasih tim dari Pemadam Kebakaran sudah turun ikut membantu bukan memadamkan api tapi mencari titik sumber kebakaran dan menghalau asap tebal,” ungkapnya.
Dokter Darta pun memastikan, saat ini kondisi rumah sakit telah kembali kondusif. Hanya saja seluruh pasien di lantai tersebut telah dipindahkan ke ruangan lain. Ia juga memastikan seluruh pasien dalam kondisi aman tanpa kendala berarti.
"Terkait pasien yang ada di ruangan tersebut juga kita sudah evakuasi ke masing-masing ruangan yang ada di sini, dan sementara tidak ada kendala. Pasien sudah tersebar semuanya ke ruang-ruang di sini," paparnya.
Sebagai tindak lanjut, dirinya juga akan melakukan pemantauan selama 24 jam ke depan. Hal ini untuk memastikan tidak ada potensi kejadian susulan di RSD Mangusada. Perbaikan instalasi listrik yang terbakar juga akan segera dilakukan agar ruangan dapat kembali digunakan.
"Untuk instalasi listrik akan kita lakukan perbaikan segera untuk satu lantai ini. Semoga nanti hasil kajiannya dari teman-teman di IPRS tidak harus mengganti semuanya, tapi mengganti beberapa yang rusak saja," imbuhnya. (*)