TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Suara gamelan terdengar mengalun di Penataran Agung Pura Besakih, Selasa (31/3/2026).
Ribuan umat berkumpul dan tampak antusias untuk mengikuti ritual melasti serangkaian Upacara Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih tahun 2026.
Waktu menunjukan Pukul 10.00 Wita. Sebanyak 22 jempana, sudah tampak disiapkan secara berjejer.
Baca juga: Netizen Pertanyakan Bawa Pulang Sampah Usai Nangkil di Besakih, Berikut Penjelasan Panitia
Nantinya jempana itu, sebagai tempat dari pralingga (simbol suci) Ida Bhatara yang akan diusung warga menuju lokasi melasti.
Tidak lama berselang, suara alunan genta mulai terdengar sebagai pertanda iring-iringan melasti dimulai.
Satu per satu pralingga dipikul menuju lokasi melasti di sumber mata air Tegal Suci di Banjar Dinas Tegenan, Desa Menanga.
"Tahun ini melasti dilaksanakan di sumber mata air Tegal Suci yang berjarak sekitar 6 kilometer. Kalau bolak-balik, umat berjalan kaki menempuh jarak sekitar 12 kilometer," ujar Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha saat ditemui sebelum prosesi melasti.
Baca juga: Jadwal Lengkap Karya Ida Bhatara Turun Kabeh Pura Agung Besakih 2026: Puncak Karya Makin Dekat
Suasana sakral terasa, saat pralingga Ida Bhatara satu persatu turun dari pemedal agung di Pura Agung Besakih.
Diawali suara genta yang beriringan dengan suara gamelan.
Teriknya panas matahari, tidak menyurutkan semangat umat untuk dapat mengikuti prosesi sakral tersebut.
Prosesi melasti memiliki makna Melasti bermakna membersihkan diri (bhuana alit) dan alam semesta (bhuana agung) dari segala pengaruh negatif secara niskala.
Baca juga: Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih Bali, 20 Shuttle Gratis Disiapkan Untuk Angkut Pemedek
Serta menyucikan pralingga sebagai simbol suci ida bhatara.
"Di Tegal Suci, pralingga ida bhatara katuran bhakti pesucian, atau istilahnya dibersihkan dan disucikan secara niskala," jelasnya.
Setelah dilaksanakan ritual melasti, pralingga ida bhatara kembali ke Pura Besakih.
Lalu akan dilanjutkan dengan upacara mapepada pada Rabu (1/4/2026). Serta puncak upacara Ida Bhatara Turun Kabeh akan digelar, Kamis (2/4/2026) bersamaan dengan Purnama Kadasa.
"Puncak upacara Ida Bhatara Turun Kabeh digelar bertepatan dengan purnama kedasa, (2/4/2026). Sampai nanti upacara terkahir pada (23/4/2026)," jelasnya.
Selama upacara Ida Bhatara Turun Kabeh di Besakih, umat hindu dari berbagai daerah akan datang ke Besakih.
Pihaknya selaku panitia upacara menghimbau umat untuk mematuhi beberapa ketentuan, misalnya tidak membawa atau menggunakan bungkus kantong plastik ke Pura Besakih.
Serta canang yang dibawa oleh pamedek, diharapkan dibawa pulang dan tidak dibuang sembarangan. (*)