BBM Naik per 1 April? Simak Klarifikasi Terbaru dari Pertamina: Belum Ada Pengumuman Resmi
Sinta Darmastri March 31, 2026 08:38 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Memasuki pengujung Maret 2026, jagat maya mulai riuh dengan spekulasi mengenai perubahan harga bahan bakar minyak (BBM). Di tengah kondisi geopolitik dunia yang kian memanas dan fluktuasi harga minyak mentah, banyak masyarakat mulai bertanya-tanya, akankah dompet mereka harus merogoh kocek lebih dalam per 1 April besok?

Antara Mekanisme Pasar dan Bayang-Bayang Konflik

Banyak pengamat ekonomi memprediksi bahwa penyesuaian harga terutama untuk jenis nonsubsidi hampir sulit dihindari. Wisnu Wibowo, ekonom dari Universitas Airlangga, memandang tren ini sebagai konsekuensi logis dari dinamika pasar global.

Menurut Wisnu, lonjakan harga minyak di pasar internasional yang dipicu konflik di Timur Tengah menjadi variabel penentu utama. Tak hanya itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS serta indeks Mean of Platts Singapore (MOPS) juga memberikan tekanan pada struktur harga di dalam negeri.

Meski demikian, Wisnu memberikan angin segar bahwa jika kenaikan itu terjadi, angkanya kemungkinan besar masih dalam taraf moderat. “Kenaikan diperkirakan berada di kisaran 5–10 persen,” tuturnya. Hal ini menunjukkan bahwa potensi kenaikan per April 2026 masih dalam batas yang wajar secara hitungan ekonomi.

Baca juga: Harga BBM Tak Naik per 1 April 2026, Pertamina Jamin Stok Aman, Minta Masyarakat Tak Menimbunnya

Menepis Isu Liar di Media Sosial

Di sisi lain, viralnya informasi di platform seperti TikTok, X, hingga WhatsApp mengenai lonjakan harga yang drastis memicu keresahan. Menanggapi hal tersebut, PT Pertamina (Persero) segera memberikan klarifikasi untuk meredam spekulasi yang tidak berdasar.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa masyarakat sebaiknya tidak menelan mentah-mentah kabar yang beredar di luar kanal resmi. Beliau menekankan bahwa proyeksi yang beredar luas di media sosial belum tentu valid.

“Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026,” tegas Baron pada Senin (30/03/2026).

Baca juga: Kabar Gembira! Istana Pastikan Harga BBM Tak Naik per 1 April, Mensesneg: Kita Jamin, Jangan Resah

Mengapa Harga BBM Berpotensi Berubah?

Secara teknis, ada badai sempurna yang memengaruhi prediksi harga bulan depan:

  • Harga Minyak Mentah: Tren kenaikan di pasar global yang belum stabil.
  • Geopolitik: Ketegangan di wilayah produsen minyak yang mengganggu suplai.
  • Kurs Rupiah: Melemahnya nilai tukar yang memperberat biaya impor.
  • Skema Nonsubsidi: Kebijakan harga yang memang didesain mengikuti fluktuasi pasar internasional.

Intip Kembali Harga Terakhir di SPBU

Sambil menunggu kepastian rilis harga terbaru, berikut adalah daftar harga BBM yang masih berlaku (Maret 2026) untuk wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara:

Lini Nonsubsidi Pertamina:

  • Pertamax: Rp 12.300/liter
  • Pertamax Green (RON 95): Rp 12.900/liter
  • Pertamax Turbo: Rp 13.100/liter
  • Dexlite: Rp 14.200/liter
  • Pertamina Dex: Rp 14.500/liter
  • Lini Subsidi (Tetap):
  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Solar Subsidi: Rp 6.800/liter

Sebagai penutup, meski desas-desus kenaikan kian menguat seiring perhitungan ekonomi global, keputusan final tetap berada di tangan pemerintah dan pihak berwenang. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan selalu memantau informasi valid melalui aplikasi MyPertamina atau situs resmi perusahaan sebelum melakukan pengisian di SPBU esok hari.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.