Pengakuan Calvin Verdonk Soal Friksi Panas dengan Mason Greenwood di Ligue 1: Ada Masalah!
Alfarizy Ajie Fadhilah/Tribunnews.com
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bintang Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, akhirnya memberikan respons terkait momen viralnya saat terlibat friksi panas dengan eks pemain Manchester United, Mason Greenwood, di Liga Prancis sepekan lalu.
Insiden yang terjadi dalam laga Olympique Marseille melawan Lille OSC di Stade Velodrome (22/3/2026) itu sempat menjadi buah bibir.
Verdonk yang tampil lugas menjaga pertahanan Lille, terlibat benturan fisik keras yang membuat Greenwood tersungkur dan harus mendapat perawatan medis.
Baca juga: Calvin Verdonk Menggila di Luar Posisi Asli, John Herdman: Pemain Komplet, Masa Depan Timnas
Ditemui usai membela Timnas Indonesia di ajang FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (30/3/2026) malam, Verdonk menanggapi dingin soal hubungannya dengan bintang Marseille tersebut pasca-insiden di lapangan.
Sambil tertawa ringan, Verdonk mengaku tidak menjalin komunikasi apa pun dengan Greenwood setelah laga yang berakhir dengan tensi tinggi tersebut.
"Nah, saya tidak berbicara dengannya setelah pertandingan itu. Jadi, ya mungkin saja (ada masalah)," ujar Calvin Verdonk sembari berseloroh di hadapan awak media.
Melihat kembali rekaman video pertandingan tersebut, terlihat jelas bagaimana mentalitas baja yang ditunjukkan bek sayap andalan Indonesia ini.
Di bawah tekanan puluhan ribu suporter lawan, Verdonk yang mengenakan nomor punggung 24 tetap bermain agresif.
Dalam sebuah cuplikan, terlihat ketegangan memuncak saat Verdonk melakukan tekel bersih namun sangat bertenaga untuk menghentikan laju Greenwood.
Setelah kejadian, Verdonk sempat dikepung dan didorong oleh sejumlah pemain Marseille yang tidak terima dengan gaya main kerasnya, namun ia tampak tetap tenang dan bergeming.
Gaya main "tanpa kompromi" yang ditunjukkan Verdonk di Prancis ternyata didasari oleh ambisi besarnya musim ini.
Ia menegaskan setiap perjuangan di lapangan adalah demi membawa klubnya, LOSC Lille, terbang tinggi.
Verdonk menargetkan Les Dogues bisa menutup musim di papan atas klasemen demi mengamankan tiket kompetisi paling bergengsi di Eropa.
"Target kami jelas, kami ingin mengambil slot Liga Champions di akhir musim. Liga Prancis sangat berat dan banyak tim bagus di sana, tapi kami akan melakukan pekerjaan luar biasa untuk mencapainya," tegas Verdonk.
Usai menuntaskan tugas negara bersama Timnas Indonesia, Verdonk dijadwalkan segera terbang kembali ke Prancis untuk melanjutkan persaingan di Ligue 1 dan membawa Lille merangkak naik ke posisi empat besar.
Tim besutan Bruno Genesio itu saat ini masih tertahan di peringkat kelima klasemen sementara sampai pekan ke-27.
Verdonk Cs mencatatkan 14 kemenangan, lima hasil imbang, serta menelan delapan kekalahan dalam 27 laga itu.