Cak Imin Resmi Kukuhkan Pengurus DPW PKB Aceh
Subur Dani April 01, 2026 01:03 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin resmi mengukuhkan pengurus DPW PKB Aceh periode 2026-2031.

Pelantikan berlangsung di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Selasa (31/3/2026) malam. 

Baca juga: Malam Ini, Cak Imin Kukuhkan Pengurus DPW PKB Aceh Periode 2026-2031

Pada momen pelantikan tersebut turut hadir Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Waketum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal, pengurus DPP PKB Pusat Rivqy Abdul Halim, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu Cak Imin menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan hanya sekedar formalitas biasa. 

Melainkan bentuk tanggung jawab yang mengikat kepada amanat perjuangan.

“Hari ini bapak, ibu, saudara-saudari telah mengikatkan pada amanat perjuangan. Jabatan ini bukan sekadar posisi di dalam organisasi. Ia adalah tanggung jawab moral, ideologis, dan sejarah untuk bersama-sama mengemban amanah kehormatan PKB, mengabdi kepada rakyat, menegakkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial, serta persatuan persaudaraan dalam keberagaman,” tegas Cak Imin.

Menjaga Amanah

Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia ini juga menegaskan bahwa PKB lahir bukan hanya untuk kekuasaan, tetapi lebih dari itu, yakni menghadirkan politik yang bermoral, beradab, dan berpihak kepada rakyat.

Baca juga: Dijemput Wagub di Bandara, Malam Ini Cak Imin Kukuhkan Pengurus DPW PKB Aceh Periode 2026-2031

Karena itu, kata dia, kepemimpinan PKB ditentukan oleh keteladanan, kesetiaan pada nilai-nilai perjuangan, dan keberanian menjaga amanah.

“Perlu juga saya tegaskan bahwa sumpah janji yang diucapkan bukan sekadar formalitas. Ia adalah ikrar kesetiaan kepada PKB, kepada bangsa, kepada negara, dan rakyat Indonesia dalam rangka mengabdi kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala,” tegasnya.

“Ikrar yang disampaikan adalah amanah di atas ambisi dalam memilih pengabdian di atas kepentingan pribadi,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Aceh, Haji Ruslan Daud atau HRD, mengatakan amanah ini bukan hanya tanggung jawab kepada masyarakat Aceh dan negara, tetapi juga tanggung jawab di hadapan Allah Subhanahu wa Ta‘ala.

Baca juga: VIDEO - PKB jadi Jembatan Aspirasi Rakyat

“Pelantikan ini bukanlah titik puncak, melainkan awal dari sebuah perjuangan panjang. Perjalanan yang menuntut kesungguhan, ketulusan, dan keberanian untuk tetap berada di jalan yang benar, meskipun terkadang jalan itu tidak mudah,” katanya.

Dalam sambutannya, HRD kembali menegaskan bahwa PKB adalah partai yang lahir dari rahim ulama dan pesantren.

PKB hadir sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa nilai-nilai Islam tetap hadir dalam kebijakan publik dan kehidupan berbangsa.

Namun, PKB bukan partai yang eksklusif. PKB adalah rumah besar bagi semua kalangan yang ingin mengabdi kepada agama dan negara.

“Sebagaimana arahan Ketua Umum kami, bahwa PKB harus membuka diri, berkolaborasi, dan bersinergi dengan semua pihak; baik partai politik, ormas, maupun seluruh elemen masyarakat. Karena kita menyadari, tanpa kolaborasi, sebuah perjuangan tidak akan pernah mencapai hasil yang maksimal,” tuturnya.

Lebih lanjut, dalam pidatonya HRD menyinggung perihal kelebihan Aceh yang memiliki dua kekuatan besar. Pertama, kekayaan alam yang luar biasa dan kedua kekayaan sumber daya keilmuan serta ulama.

Namun persoalannya dua kekuatan ini belum terintegrasi dengan baik. Ulama berjalan sendiri, akademisi berjalan sendiri, dan kekuatan politik berjalan sendiri. 

Baca juga: Owner Rumah Makan Cut Bit Blang Bintang Resmi Berseragam PKB

Padahal, kata dia, jika semua bersatu, maka Aceh akan menjadi kekuatan besar yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Di sinilah PKB Aceh harus hadir sebagai jembatan. Kita harus menyatukan ulama, umara, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat dalam satu visi besar; membangun Aceh yang bermartabat, berkeadilan, dan berperadaban,” ungkapnya.

HRD menambahkan, bahwa PKB Aceh sangat siap mendukung dan menyukseskan program-program pembangunan Pemerintah Aceh demi kesejahteraan rakyat.

Baca juga: VIDEO - DPW PKB Halal Bihalal dengan Insan Pers

“Dukungan kami bukan sesaat, tetapi komitmen hingga akhir masa jabatan. Karena tujuan kita satu; membangun Aceh yang lebih sejahtera, adil, dan bermartabat,” pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.