Usai Lebaran, 225 Pendatang Baru Tercatat di Jakarta Selatan
Feryanto Hadi April 01, 2026 01:29 AM

 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q 


WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebanyak 225 pendatang baru tercatat masuk ke wilayah Jakarta Selatan usai Lebaran 2026. 

Data tersebut dihimpun Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta pada periode 25–30 Maret 2026.

Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Selatan, Salimin, mengatakan dari total itu, 99 orang merupakan laki-laki dan 126 perempuan.

"Sebanyak 225 pendatang baru di Jakarta Selatan dalam periode 25-30 Maret 2026,” kata Salimin, Selasa (31/3/2026).

Dari sisi pendidikan, sebanyak 29,33 persen pendatang memiliki pendidikan di atas SLTA.

Sementara 70,67 persen lainnya berpendidikan SLTA ke bawah. 

Adapun dari segi ekonomi, 61,33 persen tergolong berpenghasilan rendah dan 38,67 persen tidak.

Mayoritas pendatang berasal dari wilayah penyangga Jakarta seperti Depok, Bogor, dan Tangerang Selatan. 

Baca juga: Lurah Malaka Sari Antisipasi Fenomena Urbanisasi, Pantau Data Pendatang Baru

Sementara itu, wilayah tujuan terbanyak adalah Kecamatan Jagakarsa, Pesanggrahan, dan Pasar Minggu.

"Kami imbau kepada seluruh pendatang baru yang datang ke wilayah Jakarta Selatan pascalibur panjang agar segera mengurus administrasi kependudukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tutur Salimin.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai memantau arus kedatangan pendatang baru usai libur Lebaran 2026. Pendataan dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta di berbagai titik layanan administrasi kependudukan.

Berdasarkan data sementara, jumlah pendatang baru yang tercatat sejak 25 hingga 27 Maret 2026 mencapai 633 jiwa.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto menjelaskan, data yang masuk ke dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) terpusat baru mencakup hingga Jumat, 27 Maret 2026.

“Data pendatang baru pascalebaran di web Dukcapil memang baru tercatat sampai hasil pelayanan hari Jumat, 27 Maret 2026. Sementara layanan di service point Dukcapil pada Sabtu dan Minggu tutup, sehingga belum masuk ke dalam sistem,” ujar Denny saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Senin (30/3/2026).

Ia menambahkan, layanan pelaporan pendatang baru telah dibuka di seluruh titik pelayanan Dukcapil, mulai dari tingkat suku dinas (sudin), kecamatan, hingga kelurahan sejak 25 Maret 2026.

Untuk memperluas jangkauan pelayanan, Dukcapil DKI Jakarta juga akan berkolaborasi dengan pemerintah kota/kabupaten, kecamatan, dan kelurahan dalam menggelar sosialisasi serta pembinaan administrasi kependudukan. 

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai 1 hingga 20 April 2026 dengan metode jemput bola ke tingkat rukun warga (RW).

“Data pendatang baru pascalebaran di web Dukcapil memang baru tercatat sampai hasil pelayanan hari Jumat, 27 Maret 2026. Sementara layanan di service point Dukcapil pada Sabtu dan Minggu tutup, sehingga belum masuk ke dalam sistem,” ujar Denny.

Ia menambahkan, layanan pelaporan pendatang baru telah dibuka di seluruh titik pelayanan Dukcapil, mulai dari tingkat suku dinas (sudin), kecamatan, hingga kelurahan sejak 25 Maret 2026.

Untuk memperluas jangkauan pelayanan, Dukcapil DKI Jakarta juga akan berkolaborasi dengan pemerintah kota/kabupaten, kecamatan, dan kelurahan dalam menggelar sosialisasi serta pembinaan administrasi kependudukan. 

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai 1 hingga 20 April 2026 dengan metode jemput bola ke tingkat rukun warga (RW). (m31)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.