BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Persiapan telah dilakukan dengan matang oleh Gina Nabilah, mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan.
Gina salah seorang dari ratusan Mahasiswa/i Program Studi (Prodi) Ilmu Pemerintahan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) ULM akan melangsungkan KKN di wilayah Kecamatan Daha Selatan, HSS.
Peserta KKN disambut kedatangannya oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS di Pendopo Bupati HSS, oleh Wakil Bupati HSS Suriani dan pihak akademisi, Selasa (13/3/26).
Gina yang merupakan warga asal Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan, bahwa mahasiswa telah dibagi dan ditentukan penempatan kelompoknya, sedangkan ia, berada di Desa Parigi.
Baca juga: Warung Malam di Padang Batung HSS Ditertibkan Satpol PP, Tiga Perempuan Diamankan
Diakui Gina, dirinya sebagai pendatang di tempat KKN tersebut telah mencari informasi tentang wilayah tersebut.
“Setelah dibagikan kelompok kemarin, tentu saja saya bersama teman-teman satu kelompok Parigi telah mencari tahu, tentang potensi desa, wilayah itu,” katanya.
Diakui Mahasiswi angkatan 2023 ini, segala segi persiapan telah mencapai 80 persen. Sementara, kesiapan diri pribadi, ia turut memastikan sudah matang.
“Tempat tinggal sudah tersedia, jadi kami membawa kebutuhan pokok sebagai tambahan,” ungkapnya.
Sebanyak 131 mahasiswa/i akan melangsungkan KKN di Daha Selatan yang ditempatkan di 12 desa. Dipilih sesuai kesepakatan oleh pihak kecamatan dan dosen, mengingat dapat langsung diakses.
Dikatakan Dosen Pendamping Lapangan KKN di Daha Selatan, Muhammad Farisan Kasyfi, bahwa tema KKN kali ini penguatan kelembagaan BUMdes.
“Nanti mahasiswa akan difokuskan program kerjanya terhadap penguatan kelembagaan BUMdes di masing-masing desa yang ditempati,” jelasnya.
Baca juga: Isi Pesan Hipnotis dari Pelaku Penipuan yang Membajak Hp Milik Kepala Desa Baruh Jaya HSS Kalsel
Para mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan ini akan mengabdi di masyarakat selama 1 bulan tiga minggu lamanya.
Dirinya turut mengingatkan mahasiswa yang KKN untuk menjaga nama Perguruan Tinggi dan menghormati dan menjaga norma, serta adat istiadat masyarakat setempat.
(Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)