Jelang 1 April 2026 Dini hari, SPBU di Aceh Tamiang Diserbu Pengendara, Isi Pertalite Dibatasi
Nur Nihayati April 01, 2026 06:19 AM

 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Hampir seluruh SPBU di Aceh Tamiang dipenuhi kendaraan pada Rabu (1/4/2026) dini hari.

Antrean terjadi sejak menjelang tengah malam ketika perubahan harga diisukan berubah naik.

Di SPBU Bukitrata antrean didominasi truk dan bus berbahan bakar solar. Sementara di jalur pengisian pertalite didominasi sepeda motor.

Dari amatan hingga Rabu (1/4/2026) pukul 00.05 WIB harga BBM masih normal. Hanya saja pihak SPBU membatasi pembelian pertalite untuk mobil hanya Rp80 ribu.

"Gak boleh lebih, cuma dikasih Rp80 ribu," kata pengendara.

Situasi antrean panjang di SPBU ini berbanding terbalik pada siang hari.

Baca juga: UPDATE Resmi Harga BBM 1 April 2026 di Seluruh SPBU Pertamina: Pertamax Rp 12.900, Dexlite Rp 14.800

Sejumlah pengendara yang ditemui mengaku sudah mendapat informasi tentang isu perubahan harga BBM pada 1 April. 

Sebagian besar dari mereka sudah tidak terpengaruh dan pasrah.

“Kalau naik ya mau gimana lagi, tidak bisa apa-apa,” kata Riki, pengendara sepeda motor di SPBU Tanahterban.

Dia menyadari kenaikan harga BBM ini akan berdampak luas terhadap perekonomian nasional. Tapi karena kondisi global yang sudah tidak terkendali, dia juga memahami pemerintah Indonesia tidak punya pilihan.

“Banjir kemarin saja kita sudah dibuat susah sama BBM, apalagi ini lebih parah penyebabnya,” sambungnya.

Syahrudi pengendara lainnya berharap pemerintah Indonesia membangun komunikasi dengan Iran. 

Dia meyakini kenaikan harga BBM ini tidak akan terjadi bila sejak awal Indonesia memiliki hubungan yang baik dengan Iran.

“Harapan kami sebagai rakyat, pemerintah Indonesia harus pandai-pandai buka komunikasi dengan Iran. (Kapal) Malaysia saja sudah bisa lewat, harusnya kita bisa lewat juga,” kata Syahrudi. (mad)

Baca juga: Isu Harga BBM Naik tak Risaukan warga, Antrean di SPBU Aceh Tamiang Masih Normal

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.