- Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menjadikan perusahaan teknologi dan industri besar yang berbasis di Amerika Serikat (AS) sebagai target sah serangan.
Artinya, rudal-drone dan persenjataan Iran lainnya akankah berpotensi menargetkan zona Amerika?
Mengutip Al Mayadeen pada (1/4), hal ini merupakan peringatan dari IRGC kepada kepemimpinan AS dan pemimpin sejumlah perusahaan tersebut.
Lebih tepatnya, IRGC memperingatkan pemerintah AS serta sejumlah perusahaan besar atas dugaan keterlibatan dalam operasi yang menargetkan warga Iran.
Juga, menuduh Washington mengabaikan peringatan serta bekerja sama dengan Israel dalam serangan yang menewaskan warga Iran.
Mengingat, perusahaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), juga kecerdasan buatan (AI) yang berbasis di AS dinilai berperan dalam penentuan dan pelacakan target.
Sehingga akan dianggap sebagai sasaran sah dalam aksi balasan.
Lantas, IRGC memperingatkan bahwa perusahaan yang terlibat dalam operasi permusuhan itu akan dibalas atas setiap pembunuhan di Iran.
Dimulai (1/4) pukul 20.00 waktu Teheran, mereka akan dianggap sebagai target serangan.