Akhirnya Ungguli Veda di Balapan dan Klasemen, Adik Pembalap MotoGP Akui Susahnya Bersaing di Depan
Wahid Fahrur Annas April 01, 2026 10:33 AM

LEOPARDRACING.COM
Dua pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez dan Guido Pini, dalam persaingan di rombongan depan, terlihat Veda Ega Pratama (belakang) pada balapan Moto3 Amerika 2026.

BOLASPORT.COM - Rasa cukup frustrasi lainnya dialami oleh pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, sampai seri ketiga Moto3 2026.

Adrian Fernandez untuk pertama kalinya mampu finis di posisi lima besar pada balapan Moto3 Amerika 2026 walau sebenarnya kompetitif sejak awal musim.

Dia finis di posisi ke-5 pada balapan MotoGP Amerika di Circuit of The Americas, Austin, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026).

Peningkatan ini menghadirkan secercah harapan setelah performa kuatnya sejak awal musim tidak berakhir dengan hasil terbaik.

Pada seri pertama di Thailand, Fernandez bersaing untuk posisi ketiga tetapi gigit jari karena finis keenam, di belakang Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) yang debutan.

Sedangkan pada balapan berikutnya di Brasil yang harus diulang karena red flag, Fernandez finis di posisi ke-8 setelah sempat mengisi urutan kedua.

Lagi-lagi, adik pembalap Trackhouse di MotoGP, Raul Fernandez, tersebut melorot posisinya. Dia disalip Veda sampai rekan setimnya sendiri yang lebih muda, Guido Pini.

Adrian Fernandez sendiri merupakan salah satu veteran di Moto3 karena sudah melakoni balapan debut sejak 2020.

Tak cuma berpengalaman, Fernandez muda juga membuktikan dirinya cepat.

Di antara penunggang Honda, musim lalu Fernandez menjadi pembalap terbaik di klasemen serta menyumbang 1 dari 2 kemenangan pabrikan Sayap Emas di tengah dominasi KTM.

Posisi kelima pun bisa terasa mengecewakan mengingat Fernandez sempat bersaing untuk podium teratas pada awal balapan.

Dia sempat menempel Maximo Quiles (CFMoto Valresa Aspar) selaku favorit juara walau lagi-lagi perlahan posisinya turun.

Fernandez harus puas finis di posisi lima dan tertinggal hingga 8 detik dari pembalap yang finis di posisi keempat.

Padahal, persaingan di depan sudah berkurang dengan absennya David Almansa (Liqui Moly Intact GP) yang cedera serta kecelakaan Veda yang menyerat Joel Esteban (Level Up - MTA).

"Balapannya agak sulit," kata Adrian Fernandez, dikutip BolaSport.com dari laman resmi Leopard Racing.

"Di awal, saya merasa sangat percaya diri dan berusaha memacu motor sekuat tenaga. Saya tahu akan ada rombongan kecil di depan, jadi saya berusaha tetap bersama mereka."

"Lap-lap awal berjalan lancar, tapi performa saya mulai menurun seiring berjalannya balapan," ujarnya.

Fernandez mengaku kesulitan dalam pengereman. Hal itu membuat dia tidak bisa menjaga ritme tinggi seiring berjalannya balapan.

Meski begitu, peningkatan posisi finis memberikan keuntungan bagi Fernandez untuk posisinya di klasemen sementara.

Fernandez naik ke posisi enam dengan 29 poin, menggeser Veda yang melorot karena gagal finis hingga berada tepat di bawahya dengan 27 poin.

Meski begitu, Fernandez tersalip oleh Guido Pini selaku rekan setim yang naik ke urutan empat berkat kemenangan pada GP Amerika akhir pekan lalu.

Fernandez berkomitmen untuk meraih hasil positif dengan menargetkan balapan kandangnya pada GP Spanyol di Sirkuit Jerez, Spanyol, 24-26 April 2026.

"Kami membawa pulang posisi ke-5 yang penting, dan menantikan balapan di Jerez," ujar Fernandez lagi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.