TRIBUNJABAR.ID - Berikut inilah daftar harga emas hari ini Rabu 1 April 2026, dari Antam, Galeri 24 hingga UBS.
Dilansir dari laman resmi Pegadaian dan Galeri 24 pada Rabu (1/4/2026) pagi, harga emas hari ini kembali merangkak naik.
Kenaikan maupun penurunan harga emas ini bisa terjadi karena fluktuasi merupakan perubahan harga secara tidak tetap (naik-turun) dalam jangka waktu tertentu.
Pada akhir bulan Maret 2026, harga emas tiga merek Antam, Galeri 24 dan UBS yang sebelumnya tembus Rp 3 juta lebih per gram sempat mengalami penurunan harga.
Penurunan harga itu terjadi pada pekan keempat bulan Maret 2026 di mana harga emas anjlok dari harga tembus Rp 3 jutaan kini turun harga menjadi Rp2 jutaan.
Meski begitu, pada bulan April 2026 ini harga emas kembali merangkak naik.
Baca juga: Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini Rabu 1 April 2026 Se-Indonesia, Pertamax hingga Pertalite
Per hari ini emas Galeri 24 misalnya kembali naik harga Rp11.000 dari harga di hari sebelumnya Rp2.833.000 per gram.
Begitu juga dengan harga emas UBS hari ini naik harga Rp11.000 dari harga sebelumnya Rp2.846.000 per gram.
Lalu, bagaimana dengan harga emas Antam hari ini ?
Untuk diketahui naik atau turunnya harga emas dipengaruhi fluktuasi harga emas global, nilai tukar rupiah terhadap dolar, serta dinamika permintaan pasar domestik atau tinggi-rendahnya peminat.
Kenaikan dan penurunan harga emas ini perlahan tapi kenaikan harganya pasti dalam jangka panjang konsisten.
Berikut simak selengkapnya daftar harga emas hari ini Rabu 1 Apri 2026 dilansir dari laman resmi Pegadaian dan Galeri 24.
Harga emas Galeri 24
0,5 gram: Rp1.492.000
1 gram: Rp2.844.000
2 gram: Rp5.619.000
5 gram: Rp13.943.000
10 gram: Rp27.811.000
25 gram: Rp69.152.000
50 gram: Rp138.195.000
100 gram: Rp276.254.000
250 gram: Rp688.939.000
500 gram: Rp1.377.877.000
1.000 gram: Rp2.755.754.000
Harga emas Antam
0.5 gram Rp1.523.000
1 gram Rp2.941.000
2 gram Rp5.818.000
3 gram Rp8.701.000
5 gram Rp14.467.000
10 gram Rp28.876.000
25 gram Rp72.059.000
50 gram Rp144.035.000
100 gram Rp287.989.000
Harga emas UBS
0,5 gram: Rp1.544.000
1 gram: Rp2.857.000
2 gram: Rp5.670.000
5 gram: Rp14.010.000
10 gram: Rp27.873.000
25 gram: Rp69.546.000
50 gram: Rp138.806.000
100 gram: Rp277.502.000
250 gram: Rp693.550.000
500 gram: Rp1.385.471.000
Baca juga: Konflik Geopolitik Diprediksi Picu Kenaikan Harga Emas, Jadi Target Investor Pindahkan Dana
Pergerakan harga emas yang sempat menyentuh Rp3 juta per gram kini memasuki fase koreksi.
Harga emas global pada akhir Maret 2026 menunjukkan tren pemulihan teknikal ke level US$4.526 per ons troi setelah sempat tertekan oleh lonjakan harga energi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Di pasar domestik Indonesia, harga emas Antam berada di kisaran Rp2.937.000 per gram.
Kondisi ini dinilai sebagai momentum yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mulai mencicil investasi emas.
Dosen sekaligus Pengamat Ekonomi Universitas Islam Nusantara (Uninus), Mochammad Rizaldy Insan Baihaqqy, mengatakan koreksi harga saat ini merupakan hal wajar setelah lonjakan signifikan sebelumnya.
Rizaldy menyarankan masyarakat untuk tidak menunggu harga benar-benar turun dalam, melainkan mulai mencicil pembelian emas secara bertahap.
“Bagi masyarakat, kondisi saat ini justru dapat dimanfaatkan untuk mulai mengakumulasi emas secara bertahap. Strategi cicil atau dollar cost averaging lebih disarankan dibandingkan membeli dalam jumlah besar sekaligus, agar risiko fluktuasi harga dapat diminimalkan,” ujar praktisi keuangan ini, Senin (30/3/2026).
Ia menyebut, emas masih relevan sebagai instrumen lindung nilai, namun masyarakat perlu memiliki perspektif jangka panjang dalam berinvestasi.
“Emas tetap relevan sebagai instrumen lindung nilai, namun investor sebaiknya tidak hanya berorientasi pada kenaikan harga jangka pendek, melainkan pada tujuan keuangan jangka panjang,” pungkasnya.
Menurutnya, fluktuasi harga emas saat ini mencerminkan pola “koreksi sehat” di pasar, dengan aksi ambil untung (profit taking) menjadi salah satu faktor utama yang menahan laju harga, meski secara fundamental emas masih ditopang kondisi global yang tidak menentu.
“Pergerakan harga emas saat ini menunjukkan pola koreksi sehat setelah sebelumnya mengalami rally yang cukup tinggi hingga menembus Rp3 juta per gram. Koreksi ke kisaran Rp2,8 juta mencerminkan adanya profit taking di pasar, namun secara fundamental, emas masih didukung oleh ketidakpastian global dan permintaan sebagai aset safe haven,” jelasnya.
Rizaldy menambahkan, peluang harga emas kembali menguat tetap terbuka.
Bahkan, kata dia, bukan tidak mungkin kembali menguji level Rp3 juta per gram jika tekanan geopolitik dan ekonomi global berlanjut.
“Di sisi lain, jika tensi geopolitik dan tekanan ekonomi global berlanjut, emas berpotensi kembali menguat dan menguji level Rp3 juta per gram. Namun investor tetap perlu memperhatikan faktor suku bunga dan pergerakan dolar,” katanya.
Dalam jangka pendek, ia tidak menutup kemungkinan harga emas menyentuh Rp2,5 juta per gram, terutama jika terjadi penguatan dolar AS atau kebijakan suku bunga yang lebih ketat.
“Namun, selama kondisi geopolitik dan ekonomi global masih tidak stabil, tren jangka menengah emas cenderung tetap menguat dan berpotensi kembali menembus Rp3 juta per gram,” tambahnya.
Pergerakan emas saat ini sangat dipengaruhi oleh eskalasi konflik di Timur Tengah yang memicu kenaikan harga minyak mentah dan kekhawatiran inflasi global.
(Tribunjabar.id/Hilda Rubiah/Nappisah)