BOLASPORT.COM - Tiket peserta ke-47 di Piala Dunia 2026 jatuh ke tangan timnas Republik Demokratik Kongo seusai memenangi final play-off interkontinental atas Jamaika.
Kedua tim bertarung memperebutkan jatah ke hajatan akbar FIFA dalam final antarzona di Pathway 1.
Duel timnas Republik Demokratik Kongo melawan Jamaika berlangsung sengit di Estadio Akron, Zapopan, Selasa (31/3/2026) petang waktu setempat atau Rabu pagi WIB.
Pemenang duel itu berhak berangkat ke Piala Dunia 2026 dengan tiket peserta nomor 47.
Pada hari yang sama beberapa jam sebelumnya, sudah ada empat peraih tiket nomor 43-46 yang datang dari Zona Eropa.
Swedia, Turki, Republik Ceko, dan Bosnia-Herzegovina memastikan kelolosan via babak play-off dari gerbong UEFA.
Swedia menyingkirkan Polandia 3-2, Turki menekuk Kosovo 1-0, sedangkan Ceko dan Bosnia kompak menang adu penalti atas Denmark dan Italia.
RD Kongo dan Jamaika punya urgensi menyusul para kontestan tadi. Kebutuhannya mendesak karena mereka sudah lama absen dari panggung Piala Dunia.
Timnas Jamaika absen mementaskan dansa rege sejak terakhir kali manggung di edisi Prancis 1998.
Turnamen 28 tahun silam menjadi partisipasi pertama dan satu-satunya bagi mereka sebelum menatap kesempatan pada 2026.
Kala itu Jamaika selaku debutan meraih tiga angka dari sesama tim baru tampil, Jepang (2-1).
Kemenangan tersebut menjadi pemanis kehadiran The Reggae Boyz seusai dipukul Kroasia (1-3) dan Argentina (0-5) dalam dwilaga perdana.
Penantian RD Kongo lebih lama lagi. Wakil Afrika tersebut mencicipi Piala Dunia terakhir, juga pertamanya, pada 1974.
Lima dekade silam saat masih bernama Zaire, mereka jadi bulan-bulanan di fase grup karena tiga kali kalah telak.
Masing-masing diderita ketika bertemu Skotlandia (0-2), Yugoslavia (0-9), dan Brasil (0-3).
Benturan hasrat yang kuat menyebabkan pertemuan di Zapopan berlangsung ketat.
Terbukti kedua tim harus melanjutkan pertandingan sampai babak tambahan waktu guna menentukan pemenang.
Timnas Republik Demokratik Kongo yang diberkahi materi lebih oke dengan adanya bintang macam Aaron Wan-Bissaka, Axel Tuanzebe, Yoane Wissa, hingga Cedric Bakambu, tak mampu menaklukkan benteng tangguh Jamaika sepanjang waktu normal.
Lazimnya dalam pertandingan ketat yang kering gol, situasi bola mati pun menjadi solusi.
Akhirnya RD Kongo berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-101 melalui gol bek Burnley lulusan dari akademi Man United, Tuanzebe.
Ia membelokkan bola hasil sepak pojok rekannya yang sempat mengenai kepala pemain musuh.
Tanpa tambahan gol sampai extra time kelar, Les Leopards keluar sebagai pemenang dan menyudahi penantian 52 tahun ke Piala Dunia.
Hasil pertandingan
RD Kongo 1-0 Jamaika (Axel Tuanzebe 101')