TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perpustakaan sering kali disebut sebagai jantungnya sebuah institusi pendidikan tinggi. Nadi literasi dan riset "berdetak" dari rak-rak koleksi hingga ruang-ruang baca digitalnya.
Menjaga kualitas "jantung" akademik ini bukanlah pekerjaan yang bisa diselesaikan dalam semalam.
Dedikasi inilah yang dibuktikan oleh Perpustakaan Probosoetedjo Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) yang baru saja menorehkan prestasi gemilang dengan mempertahankan predikat akreditasi A.
Status bergengsi tersebut secara resmi tertuang dalam sertifikat akreditasi dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) bernomor: AKR.03.00/5014/2025.
Predikat yang akan berlaku selama lima tahun ke depan ini bukan sekadar secarik kertas, melainkan wujud nyata dari komitmen UMBY dalam menyediakan layanan yang unggul, inovatif, dan berwawasan internasional, sekaligus mengambil peran aktif dalam pengembangan literasi informasi di tengah masyarakat.
Perjalanan untuk mempertahankan predikat tertinggi ini menuntut persiapan yang sangat matang.
Proses visitasi akreditasi telah dilaksanakan pada 8 November 2025 silam, dipimpin langsung oleh tokoh-tokoh penting dari Perpusnas RI.
Rombongan asesor tersebut terdiri dari Direktur Standardisasi dan Akreditasi Perpusnas RI, Dra. Made Ayu Wirayati, M.I.Kom., Asesor Standarisasi dan Akreditasi Perpusnas RI, Renda Khris Ardhi Artha, S.Sos., M.Si., serta staf penjaminan mutu, Trimo Septiono, S.AP.
Dalam visitasi tersebut, evaluasi mutu layanan dilakukan secara mendalam dan tidak serampangan.
Tim asesor membedah perpustakaan melalui sembilan komponen penilaian yang sangat komprehensif, mulai dari aspek koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan, tenaga perpustakaan, hingga sistem penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan.
Selain itu, penilaian juga menyasar pada sisi inovasi dan kreativitas yang dikembangkan, serta dampaknya terhadap tingkat kegemaran membaca dan indeks pembangunan literasi masyarakat.
Tim penilai terjun langsung meninjau berbagai aspek layanan, infrastruktur fisik, sistem manajemen informasi, hingga ragam inovasi yang telah diterapkan untuk menopang aktivitas pembelajaran dan riset sivitas akademika UMBY.
Tak hanya menilai, para asesor juga memberikan pengarahan strategis agar tata kelola perpustakaan ke depannya dapat berjalan lebih maksimal.
Keberhasilan mempertahankan akreditasi A ini tidak lepas dari kerja keras tim akreditasi internal UMBY.
Di bawah komando Kepala Bagian Perpustakaan, Nurrohmah Hidayah, S.IP., MA., tim merajut setiap persiapan dengan teliti.
Dokumen-dokumen penunjang disiapkan dengan sangat cermat, memastikan proses visitasi berjalan mulus hingga membuahkan hasil yang membanggakan.
Bagi Nurrohmah dan timnya, pencapaian ini adalah pemacu untuk terus berinovasi, bukan garis akhir dari sebuah pengabdian.
“Akreditasi perpustakaan merupakan bentuk evaluasi guna meningkatkan mutu perpustakaan secara berkelanjutan. Perpustakaan Probosutedjo berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan serta standar mutu, seperti pengembangan koleksi, peningkatan kualitas layanan, penguatan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung kegiatan tri darma perguruan tinggi,” ungkap Nurrohmah.
Rektor UMBY, Dr. Ir. Agus Slamet, S.TP., MP., MCE., menyambut hangat prestasi yang ditorehkan oleh tim perpustakaan kampus yang dipimpinnya.
Ia berharap capaian ini menjadi fondasi yang kokoh untuk kemajuan pendidikan di UMBY.
“Selamat dan sukses kepada tim Perpustakaan Probosutedjo atas pencapaian yang membanggakan ini. Semoga prestasi ini menjadi landasan untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta menjadi motivasi dalam mengembangkan inovasi-inovasi baru guna mendukung pendidikan berkualitas,” terang Dr. Agus Slamet.
Melalui capaian ini, Perpustakaan Probosoetedjo UMBY kembali menegaskan posisinya tidak hanya sebagai tempat menyimpan buku, tetapi sebagai pusat peradaban literasi yang dinamis, adaptif, dan siap mengawal mahasiswa menuju masa depan yang berkualitas.