TRIBUNKALTENG.COM - Hasil akhir skor 2-1 laga Irak Vs Bolivia, Singa Mesopotamia lolos Piala Dunia 2026.
Pertandingan antara Irak Vs Bolivia berlangsung di Estadio BBVA, pukul 10.00 WIB, pada Rabu (1/34/2026).
Pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 akan disiarkan pada FIFA+.
Baca juga: Murah Hari Ini Promo Indomaret ALfamart 1 April 2026: Ciptadent Rp18.900, Mama Lemon Rp8.900
Cek Link Live Streaming dan Link Live Skor Kualifikasi Piala Dunia 2026:
LINK
LINK SKOR
Pertandingan babak kedua antara Irak Vs Bolivia dimulai.
Pada babak pertama, kedua tim bermain sama kuat dengan skor 1-1.
Gol Irak dicetak oleh Ali Al Hamadi menerima umpan dari Amir Al Ammari di menit 10'.
Kemudian dibalas gol Bolivia dicetak oleh Moises Paniagua usai mendapatkan umpan dari Ramiro Vaca di menit 38'.
Pada babak kedua, Bolivia menguasai jalannya pertandingan dan bola.
Namun, mereka belum bisa mencetak gol untuk bisa unggul atas Irak.
Sementara itu, Irak yang ditekan mencoba membangun serangan melalui serangan balik.
Namun, tetap berhasil dipatahkan oleh Bolivia.
AKan tetapi, pada menit 53', Irak berhasil menggandakan keunggulan atas Bolivia.
Gol dicetak oleh Aymen Hussein menerima umpan dari Marko Fajri.
Skor 2-1 untuk keunggulan Irak.
Irak yang unggul, kini bertahan semaksimal mungkin agar tidak kebobolan lagi dari Bolivia.
Namun, Bolivia yang menguasai jalannya pertandingan dan bola mencoba terus menekan dan mnecetak gol penyeimbang.
Bolivia terlihat frustasi untuk membongkar pertahanan dari Irak jelang berakhirnya pertandingan.
Irak sendiri sekuat tenaga menahan serangan dari Bolivia pada babak kedua setelah unggul di menit 53'.
Kedua tim kini bermain dengan intensitas tinggi dan terjadi banyak pelanggaran.
Pertandingan babak kedua antara Irak Vs Bolivia berakhir.
Irak berhasil menang dan lolos ke Piala Dunia 2026.
Daftar Susunan Pemain Irak Vs Bolivia:
*Irak
Basil A (GK)
Ali H
Tahseen Z
Hashem A
Doski M
Amyn Y
Sher A
Al Ammari A
Bayesh I
Hussein A
Al Hamadi A
*Bolivia
Viscara G (GK)
Medina D
Haquin D
Morales E
Fernanadez R
Robson Matheus
Paniagua M
Villamil G
Miguelito
Godoy J
Vaca R
Irak tentu saja berjuang mati-matian untuk bisa lolos ke Piala Dunia 2026 dengan melewati banyak rintangan.
Sama halnya dengan Bolivia yang terus berjuang agar bisa bermain di Piala Dunia 2026.
Siapapun yang menang pada laga Playoff Konfederasi akan dipastikan lolos ke Piala Dunia 2026 dan mengisi Grup I.
Jika Irak menang melawan Bolivia, mereka akan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, begitu ppula sebaliknya jika Bolivia menang.
Kemenangan tersebut memastikan tempat terakhir di Grup I yang bertanding di Amerika Serikat.
Sekaligus mengakhiri penantian 40 tahun Irak untuk tampil kembali di panggung tertinggi sepak bola dunia.
Selain itu, siapapun yang menang pada laga kali ini akan satu grup dengan Prancis, Senegal, dan Norwegia.
Grup A: Meksiko, Korea Selatan, Afrika Selatan, Ceko
Grup B: Kanada, Swiss, Qatar, Bosnia
Grup C : Brasil, Maroko, Skotlandia, Haiti
Grup D: AS, Australia, Paraguay, Turki
Grup E : Jerman, Ekuador, Pantai Gading, Curacao
Grup F: Belanda, Jepang, Tunisia, Swedia
Grup G: Belgia, Iran, Mesir, Selandia Baru
Grup H: Spanyol, Uruguay, Arab Saudi, Tanjung Verde
Grup I: Prancis, Senegal, Norwegia, ditambah satu dari Irak, Bolivia, atau Suriname
Grup J: Argentina, Austria, Aljazair, Yordania
Grup K: Portugal, Kolombia, Uzbekistan, DR Congo
Grup L: Inggris, Kroasia, Panama, Ghana
Format Piala Dunia 2026:
Turnamen ini akan memiliki satu babak penyisihan grup dan empat babak gugur, yang mengarah ke final.
Babak gugur dimulai dengan babak 32 besar, diikuti oleh babak 16 besar, perempat final, dan semifinal.
Setiap tim akan memainkan tiga pertandingan grup.
Setelah 68 pertandingan grup selesai, dua tim teratas dari setiap grup dan delapan tim peringkat ketiga terbaik akan lolos ke babak 32 besar.
Istilah "grup neraka" mengacu pada grup terberat dan paling kompetitif dalam sebuah turnamen.
Untuk edisi Piala Dunia 2026, yakni Grup A, D, G, dan L dianggap sebagai yang terkuat dan paling sulit diprediksi.
Para penggemar sepak bola akan menyadari bahwa grup-grup ini memiliki risiko tertinggi dan peluang kesalahan terkecil.