PT Henrison Inti Persada Siapkan 1.400 H Kebun Plasma, Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Petani Sorong
Petrus Bolly Lamak April 01, 2026 10:38 AM

TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - PT Henrison Inti Persada (PT HIP) terus memperkuat komitmennya dalam membangun kemitraan inti-plasma yang harmonis dan berkelanjutan di Kabupaten Sorong. 

Komitmen ini ditegaskan dalam seremoni kemitraan plasma yang digelar di Kebun Sawit Klamono KM 42, Distrik Klamono, Selasa (31/3/2026).

Baca juga: Ini Aturan dan Larangan Takbiran Keliling di Kabupaten Sorong

Kegiatan strategis ini melibatkan 14 marga pemilik hak ulayat yang arealnya masuk dalam kawasan perkebunan sawit milik PT HIP.

General Manager PT HIP Kotada Aslam Almuslim menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, mulai dari masyarakat sekitar hingga pemerintah daerah. 

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Kabupaten Sorong Kamis 19 Maret 2026 / 29 Ramadan 1447 H, Lengkap Bacaan Doa

Menurutnya, dukungan kolektif ini menjadi kunci operasional industri pengolahan minyak kelapa sawit dapat berjalan berkesinambungan.

“Sebagai perwujudan sinergi kemitraan, kami merencanakan pembangunan kebun plasma masyarakat yang diharapkan dapat tumbuh bersama dan memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar,” ujar Kotada.

Ia menambahkan bahwa lahan plasma bukan sekadar area perkebunan, melainkan investasi jangka panjang bagi masyarakat. 

Oleh karena itu, perusahaan berkomitmen memberikan pendampingan teknis agar petani dapat memanfaatkan peluang tersebut secara optimal. 

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Kabupaten Sorong Senin 16 Maret 2026 / 26 Ramadan 1447 H, Lengkap Bacaan Doa

Meski demikian, Kotada mengakui tantangan dalam membangun kemitraan ini tidaklah kecil.

“Kami menyadari sinergi ini tidak mudah. Dibutuhkan kepercayaan, komunikasi intens, serta dukungan dari pemerintah daerah. Namun, kami optimistis kemitraan inti-plasma dapat terwujud secara harmonis dan berdikari,” tambahnya.

Rencana Kerja dan Target 1.400 Hektare

Dalam kesempatan yang sama, Manager Plasma PT HIP Cosmas Heru Satmoko memaparkan rencana kerja Departemen Plasma yang berfokus pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani. 

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Kabupaten Sorong Rabu 11 Maret 2026 / 21 Ramadan 1447 H, Lengkap Bacaan Doa

Program ini mencakup peningkatan kualitas hasil kebun, pendapatan petani, serta pengembangan kebun yang ramah lingkungan.

“Ke depan, kami akan melanjutkan pembangunan kebun plasma seluas kurang lebih 1.400 hektare yang dilakukan secara bertahap mulai April mendatang,” jelas Cosmas.

20260401_plasa f
KEBUN PLASA - PT Henrison Inti Persada (PT HIP) terus memperkuat komitmennya dalam membangun kemitraan inti-plasma yang harmonis dan berkelanjutan di Kabupaten Sorong. Komitmen ini ditegaskan dalam seremoni kemitraan plasma yang digelar di Kebun Sawit Klamono KM 42, Distrik Klamono, Selasa (31/3/2026).

Tahapan pembangunan tersebut meliputi:

  • Penyiapan bibit unggul dan bibit siap tanam untuk tahun 2026.
  • Pembukaan lahan berdasarkan persetujuan kepala marga.
  • Penanaman dan perawatan tanaman sesuai standar agronomi.

Selain lahan baru, PT HIP juga akan merawat kebun plasma yang sudah ada seluas 978 hektare, termasuk melakukan penyisipan tanaman serta perawatan rutin baik secara mekanis maupun kimiawi. 

Perusahaan juga akan mendampingi koperasi plasma melalui pelatihan dan koordinasi rutin dengan dinas terkait.

Jaga Keadilan untuk Suku Moi

Bupati Kabupaten Sorong Johny Kamuru memberikan apresiasi atas langkah PT HIP. 

Baca juga: Tips Manajemen Waktu ala Senator ARK: Ganjil untuk Ilmu, Genap untuk Eksplorasi Diri

Ia menilai kegiatan ini merupakan bagian penting dalam membangun sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat adat.

“Atas nama pemerintah, saya memberikan selamat atas pelaksanaan kegiatan hari ini,” kata bupati.

Ia menekankan bahwa masyarakat Papua, khususnya Suku Moi sebagai pemilik hak ulayat, merupakan masyarakat yang terbuka. 

Baca juga: Wali Kota Sorong Sampaikan LKPJ 2025, Fokus pada Transparansi dan Akuntabilitas

Ia menitipkan pesan agar perusahaan benar-benar menjaga rasa keadilan bagi mereka.

“Orang Moi ini tidak meminta yang berlebihan. Yang mereka harapkan hanyalah keadilan. Masyarakat sudah memberikan hati dan kepercayaan, maka perusahaan harus membalasnya dengan kerja sama yang adil dan transparan,” tegas Johny Kamuru. (tribunsorong.com/ismail saleh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.