Sosok Terduga Pembunuh Wanita di Madang OKU Timur, Sempat Terlihat Warga Kabur Usai Kejadian
Odi Aria April 01, 2026 10:49 AM

SRIPOKU.COM, MARTAPURA- Kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial M (40) di Dusun Sungai Tebu, Desa Gunung Terang, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, mulai mengarah pada sosok terduga pelaku.

Meski belum diungkap secara resmi ke publik, pihak kepolisian memastikan identitas terduga pelaku telah dikantongi.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan satu bilah pisau berlumuran darah yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut, serta satu unit telepon genggam milik korban.

Kasat Reskrim Polres OKU Timur IPTU Rendi Ramadhona, SH, MH saat dikonfirmasi jurnalis Tribunsumsel.com dan Sripoku.com membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Iya benar, Ini kita lagi nyisir di lapangan," katanya singkat, Rabu (1/4/2026).

Sedangkan dihubungi terpisah, Kapolsek Madang Suku I Iptu Dodi Mardani, SH, MM, CPM, menyampaikan, saat pihaknya masih berada di lokasi kejadian.

"Iya benar kejadian di Desa Gunung Terang. Disini sudah sinyal nanti di info lagi," ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan tim saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pria yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

“Identitas terduga pelaku sudah kami kantongi dan saat ini dalam pengejaran,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Dari keterangan saksi di lokasi kejadian, sosok terduga pelaku sempat terlihat sesaat setelah insiden berdarah tersebut terjadi.

Seorang warga mengaku melihat seorang laki-laki keluar dari arah rumah korban dalam kondisi tergesa-gesa.

“Saya lihat ada laki-laki lari dari arah rumah itu, kelihatannya panik,” ungkap saksi.

Kemunculan pria tersebut terjadi tak lama setelah terdengar teriakan minta tolong dari dalam rumah korban.

Hal itu semakin menguatkan dugaan keterlibatan pria tersebut dalam peristiwa yang menewaskan korban.

Namun demikian, hingga kini polisi masih mendalami lebih lanjut identitas lengkap, latar belakang, serta hubungan antara terduga pelaku dengan korban.

Sejumlah saksi juga terus diperiksa guna mengungkap secara utuh peran pelaku dalam kejadian tersebut.

Selain itu, aparat kepolisian juga masih menelusuri kemungkinan motif di balik aksi kekerasan tersebut, termasuk dugaan adanya hubungan personal atau konflik sebelumnya.

Di sisi lain, petugas telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya satu bilah pisau yang diduga digunakan pelaku serta telepon genggam milik korban.

Tim kepolisian pun terus melakukan penyisiran di lapangan untuk mempersempit ruang gerak terduga pelaku.

“Tim terus melakukan pengembangan dan pengejaran. Kami optimistis pelaku segera diamankan,” tegas Nandang.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui informasi terkait keberadaan pria yang diduga sebagai pelaku tersebut.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan intensif, dengan fokus pada penangkapan pelaku dan pengungkapan motif di balik peristiwa tragis tersebut.

Kronologi Kejadian

Teriakan minta tolong di malam hari menjadi awal terungkapnya kasus dugaan pembunuhan yang menewaskan seorang perempuan berinisial M (40) di Dusun Sungai Tebu, Desa Gunung Terang, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

Berdasarkan keterangan awal saksi di lokasi, suasana malam yang semula tenang mendadak berubah saat terdengar suara teriakan dari arah rumah korban.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku langsung mendatangi sumber suara setelah mendengar jeritan tersebut.

“Awalnya kami dengar seperti orang minta tolong. Pas kami cek ke rumahnya, korban sudah tergeletak dan bersimbah darah,” ungkap saksi kepada pihak kepolisian.

Saksi menambahkan, tak lama setelah teriakan itu terdengar, ia melihat seorang pria keluar dari sekitar rumah korban dengan tergesa-gesa. Pria tersebut kemudian berlari menjauh dari lokasi kejadian.

“Saya lihat ada laki-laki lari dari arah rumah itu, kelihatannya panik. Tapi kami tidak berani mendekat saat itu,” ujarnya.

Korban yang diketahui merupakan warga Bukit Kemuning, Provinsi Lampung, saat ditemukan sudah dalam kondisi luka parah diduga akibat benda tajam. Warga bersama tenaga kesehatan setempat sempat berupaya memberikan pertolongan, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Satreskrim Polres OKU Timur bersama Polsek Madang Suku I langsung bergerak menuju lokasi.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memintai keterangan sejumlah saksi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.