TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Gerak cepat ditunjukkan jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres OKU Timur dalam menangani kasus dugaan pembunuhan yang menewaskan seorang perempuan asal Provinsi Lampung di Dusun Sungai Tebu, Desa Gunung Terang, Kecamatan Madang Suku I, Selasa (31/3/2026) malam.
Korban berinisial M. (40), warga Bukit Kemuning, ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumahnya sekitar pukul 21.30 WIB.
Meski sempat mendapat pertolongan dari warga dan tenaga kesehatan setempat, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Peristiwa tragis ini pertama kali terungkap setelah seorang warga mendengar teriakan dari arah rumah korban.
Rasa curiga mendorong warga untuk melakukan pengecekan, hingga akhirnya menemukan korban dalam kondisi terluka parah.
“Saksi mendengar teriakan cukup keras dari dalam rumah. Saat didatangi, korban sudah tergeletak dengan luka serius. Situasi saat itu panik, warga langsung berupaya memberikan pertolongan,” ungkap salah satu kepada anggota kepolisian.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP).
Sejumlah langkah cepat dilakukan, mulai dari olah TKP, pengamanan barang bukti, hingga pemeriksaan intensif terhadap saksi-saksi di sekitar lokasi.
Dari hasil olah TKP awal, polisi menemukan satu bilah pisau yang diduga digunakan dalam aksi tersebut, serta satu unit telepon genggam milik korban.
Selain itu, keterangan saksi menyebutkan adanya seorang laki-laki yang terlihat berlari meninggalkan lokasi sesaat setelah kejadian.
Barang bukti utama sudah diamankan, termasuk pisau yang diduga digunakan pelaku.
Keterangan saksi juga sangat membantu dalam mengarah pada identifikasi pelaku.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD OKU Timur Tulus Ayu untuk dilakukan autopsi dan Visum et Repertum (VER) guna memastikan penyebab kematian secara ilmiah.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa pihak kepolisian telah mengantongi identitas terduga pelaku dan saat ini tengah melakukan pengejaran intensif.
“Sejak laporan diterima, tim langsung bergerak cepat. Kami sudah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan memeriksa sejumlah saksi. Identitas terduga pelaku telah kami kantongi dan saat ini dalam pengejaran,” tegasnya.
Ia menambahkan, proses penyelidikan dilakukan secara komprehensif, termasuk menunggu hasil autopsi untuk memperkuat konstruksi hukum perkara.
“Hasil autopsi dan VER akan menjadi dasar penting dalam pembuktian. Kami pastikan penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan transparan hingga pelaku berhasil diamankan,” lanjutnya.
Polda Sumatera Selatan juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam membantu pengungkapan kasus tersebut dengan memberikan informasi yang relevan.
“Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan terduga pelaku agar segera melapor ke Polres OKU Timur, Polsek terdekat, atau melalui layanan 110. Kami menjamin kerahasiaan identitas pelapor,” pungkasnya.
Hingga saat ini, penyidik masih terus melakukan pengembangan kasus guna mengungkap motif serta memastikan seluruh rangkaian peristiwa secara utuh.