TRIBUNPAPUABARAT.COM - Simak ini jadwal kapal pelni Ambon ke Makassar di bulan April 2026, dengan harganya.
Sejumlah kapal seperti KM Labobar hingga KM Dobonsolo siap melayani perjalanan penumpang.
Untuk rincian tarif dan pembelian tiket resmi Sirimau dan pemesanan tiketnya juga bisa dicek di situs resminya, pelni.co.id.
Di bawah ini merupakan jadwal kapal pelni Makassar ke Ambon dikutip dari situs pelni.co.id, diupdate sejak Rabu (1/4/2026).
JADWAL KAPAL AMBON MAKASSAR
KM.DOBONSOLO
EKONOMI EKS KABIN KLS 1 / A
Waktu berangkat: Jumat, 10 April 2026 jam 01:00
Waktu tiba: Sabtu, 11 April 2026 jam 18:00
Lama perjalanan: 01 hari 17 jam 00 menit
Harga: Rp. 511.500
KM.DOBONSOLO
EKONOMI EKS KABIN KLS 2 / B
Waktu berangkat: Jumat, 10 April 2026 jam 01:00
Waktu tiba: Sabtu, 11 April 2026 jam 18:00
Lama perjalanan: 01 hari 17 jam 00 menit
Harga: Rp. 511.500
KM.DOBONSOLO
EKONOMI EKS KABIN KLS 3 / C
Waktu berangkat: Jumat, 10 April 2026 jam 01:00
Waktu tiba: Sabtu, 11 April 2026 jam 18:00
Lama perjalanan: 01 hari 17 jam 00 menit
Harga: Rp. 511.500
KM.DOBONSOLO
KELAS EKONOMI / E
Waktu berangkat: Jumat, 10 April 2026 jam 01:00
Waktu tiba: Sabtu, 11 April 2026 jam 18:00
Lama perjalanan: 01 hari 17 jam 00 menit
Harga: Rp. 511.500
KM.LABOBAR
EKONOMI EKS KABIN KLS 1 / A
Waktu berangkat: Selasa, 14 April 2026 jam 21:00
Waktu tiba: Kamis, 16 April 2026 jam 12:00
Lama perjalanan: 01 hari 15 jam 00 menit
Harga: Rp. 511.500
Baca juga: Harga dan Jadwal Kapal Makassar ke Ambon Bulan April 2026: KM Labobar hingga KM Ciremai
KM.LABOBAR
EKONOMI EKS KABIN KLS 2 / B
Waktu berangkat: Selasa, 14 April 2026 jam 21:00
Waktu tiba: Kamis, 16 April 2026 jam 12:00
Lama perjalanan: 01 hari 15 jam 00 menit
Harga: Rp. 511.500
KM.LABOBAR
KELAS EKONOMI / E
Waktu berangkat: Selasa, 14 April 2026 jam 21:00
Waktu tiba: Kamis, 16 April 2026 jam 12:00
Lama perjalanan: 01 hari 15 jam 00 menit
Harga: Rp. 511.500
*Jadwal keberangkatan bisa berubah sewaktu-waktu
Diimbau membeli tiket jauh hari minimal H-2 minggu sebelum keberangkatan.
Hindari membeli tiket di calo.
(TribunPapuaBarat.com/RDZ)