Irigasi Wae Laku di Mondo Manggarai Timur Rusak, Dinas PUPR Lakukan Peninjauan Penanganan
Hilarius Ninu April 01, 2026 01:47 PM

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG----Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Manggarai Timur merespon cepat dengan turun langsung melakukan peninjauan di lokasi kerusakan saluran irigasi Wae Laku di Bondo, Desa Bangka Kantar, Kecamatan Borong, Rabu 1 April 2026 pagi. 

Turun dalam peninjauan itu Kepala Bidang  Sumber Daya Air ( Kabid SDA) Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Timur, Heronimus Namu bersama staf dan juga Kepala Desa Bangka Kantar Ardianus Jemahu. 

Pantauan TRIBUNFLORES.COM, di lokasi terlihat Kabid SDA Heronimus Namu bersama staf langsung mengukur kondisi kerusakan saluran irigasi itu. Di lokasi kerusakan juga terlihat ada tumpukan karung-karung yang berisi pasir untuk dinding darurat menghalau air agar tidak keluar dari saluran yang dikerjakan secara gotong-royong oleh warga dari Kampung Mondo. 

Tampak Heronimus juga berkomunikasi dengan Kepala Desa Bangka Kantar untuk proses penanganan selanjutnya. 

 

Baca juga: Kodim Manggarai Barat Bangun Jembatan Garuda di Kali Wae Lombur Lembor

 

 

 

Heronimus Namu kepada TRIBUNFLORES.COM, mengatakan, kehadiran mereka untuk melihat langsung kondisi kerusakan saluran irigasi itu. 

Berdasarkan hasil pantauan, kata Heronimus, kerusakan dinding sebelah kiri saluran irigasi itu akibat banjir yang meluap dari sungai kering dan menghantam saluran irigasi itu hingga jebol. 

Heronimus juga mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan pengukuran terkait kerusakan dimana panjang kerusakan dinding irigasi itu mencapai kurang lebih 10 meter. 

Ia menerangkan, pihaknya juga langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Bangka Kantar untuk membuatkan laporan bencana, sebab saluran irigasi itu jebol karena bencana dampak banjir. Selain itu hasil peninjauan ini juga akan dilaporkan kepada pihak BWS Nusa Tenggara II di Kupang yang mempunyai kewenangan atas irigasi itu. 

Ditanya terkait apakah berpotensi untuk ditangani oleh Pemkab Manggarai Timur sebab kerusakan irigasi itu dampak terjadi karena bencana, kata  Heronimus, akan dikoordinasikan lebih lanjut untuk penanganan seperti apa. 

Meski demikian, kata Heronimus sejauh ini, jika terjadi bencana, bisa diatasi oleh Dinas PUPR. 

"Tapi kita minta Pemdes harus segera buatkan surat bencana untuk menjadi dokumen agar bisa dikoordinasikan terkait penangananya. Kita berharap Pak Kades bisa segera membuatkan surat pernyataan bencana itu sehingga secepatnya ditangani sebab irigasi ini sangat krusial untuk mengairi lahan persawahan milik warga di Kampung Mondo dan sekitarnya,"pungkasnya. (rob) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.