TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN-Satu rumah terbakar di perbatasan antara RT 9 Kampung I dan RT 14 Pantai Amal, Tarakan, Kalimantan Utara, sekitar pukul 10.00 WITA pagi ini, Rabu (1/4/2026).
Dalam kebakaran ini dilaporkan ada tiga korban yang menderita luka bakar. Tterdiri dari pasangan suami istri (pasutri) alami luka berat berat dan satu orang anak luka bakar ringan.
"Korban luka bakar ada dua orang. Jadi suami istri atas nama Mualim alias Bapak Fajri. Jadi warga kami larang mendekat ke TKP, karena masih belum putus aliran listrik," ucap Ipda Muhammad Arsyad, Kapol Pos Polisi Pantai Amal, IPDA kepada TribunKaltara.com saat dikonfirmasi.
Ipda Muhammad Arsyad mengatakan ia mendapatkan informasi ada kebakaran sekitar pukul 10.00 Wita. Lalu ia langsung informasikan ke grup bencana telah terjadi kebakaran di wilayah Pantai Amal.
Baca juga: Rumah Panggung di Kecamatan Sebatik Timur Nunukan Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik
"Peristiwa kebakaran sebentar saja, api cepat padam. Informasi pasti dan lengkap saya masih himpun di lapangan," ucap Ipda Muhammad Arsyad
Usai menerima informasi dari warga ia langsung menuju lokasi kebakaran dan kondisi api sudah padam serta ada tiga warga yang mengalami luka bakar dan korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit.
Tiga orang ini yakni pasangan suami istri mengalami luka bakar berat dan seorang anak alami luka bakar ringan.
"Jadi kata warga di lokasi, mulanya anaknya teriak ada kebakaran jadi langsung datang warga bantu. Informasi jelasnya bisa gali data di Rumah Sakit,' ungkap Arsyad.
Diketahui korban dievakuasi ke apotik dan bidan terdekat di lokasi kejadian sambil menunggu ambulans datang untuk dibawa ke RSUD dr H Jusuf SK.
"Ambulans sudah jemput informasinya," paparnya.
Saat ini rumah terbakar habis dan masih dilakukan proses pendinginan oleh petugas relawan BPBD dan Korlakar.
"Satu rumah informasinya. Untuk korbannya kenapa bisa terbakar kami juga masih gali informasi, dari warga juga belum tahu, yang jelas dengar teriakan warga langsung bantu padamkan," bebernya.
Ia menerima informasi juga dari warga karena posisinya juga sedang menjalankan tugas di Pos Polisi Pantai Amal untuk memantau kondisi dan situasi karhutla yang rawan terjadi di Pantai Amal.
"Jadi saya dapat informasi langsung ke TKP, warga sudah memadamkan dan evakuasi korban. Dan sementara saya juga hubungi Polsek Timur dan ke Grup Informasi Bencana BPBD," paparnya.
Diakuinya ketika kebakaran terjadi langsung menghubungi grup Informasi Bencana agar informasi cepat sampai termasuk juga agar PLN memutus aliran listrik di lokasi TKP (Tempat Kejadian Perkara).
(*)
Penulis: Andi Pausiah