Angkat 10 Ton Sampah dari Sungai Ciliwung, PT Tirta Asasta Dapat Apresiasi dari DPRD Depok
Hironimus Rama April 01, 2026 03:35 PM

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS – Momen Peringatan Hari Air Sedunia di Kota Depok tahun ini berlangsung epik.

Tidak sekadar seremoni, PT Tirta Asasta Depok bersama ratusan elemen masyarakat turun langsung mengarungi Sungai Ciliwung sejauh 5 kilometer pada Senin (30/3/2026).

Hasilnya mengejutkan: belasan ton sampah berhasil diangkat dari urat nadi pasokan air bersih warga Depok tersebut.

Baca juga: Peringatan Hari Air Sedunia, PT Tirta Asasta Gelar Aksi Susur Sungai Ciliwung

Langkah masif ini diambil mengingat 90 persen bahan baku air yang diolah PT Tirta Asasta sangat bergantung pada aliran Ciliwung.

Jika dibiarkan, tumpukan sampah—terutama plastik—bisa menyangkut di pompa dan melumpuhkan produksi air bersih.

Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok, M. Olik Abdul Holik, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian luar biasa dari aksi susur sungai yang kini menjadi agenda rutin tahunan tersebut.

“Alhamdulillah, dari kegiatan ini kami berhasil memungut 10 ton sampah dari bantaran kali. Ya, sampah itu kami timbang dari masing-masing peserta, yang terbanyak tentu mendapatkan hadiah,” ujarnya.

Apresiasi DPRD Depok: Ratusan Orang Turun Tangan!

Aksi nyata ini langsung mendapat acungan jempol dari Ketua Komisi B DPRD Depok, H. Hamzah, yang turut hadir melepas ratusan peserta.

Ia takjub dengan skala pergerakan yang melibatkan puluhan perahu karet demi membersihkan sungai.

“Ini kegiatan yang sangat bagus terlebih melibatkan ratusan peserta dari berbagai elemen. Mudah-mudahan masyarakat yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung semakin sadar untuk tidak lagi membuang sampah ke kali,” ujarnya.

Hamzah juga merinci betapa masifnya kolaborasi yang terjadi di atas aliran Ciliwung hari itu.

“Terutama di sungai Ciliwung, kalau enggak salah ini ada 45 perahu yang turun. Satu perahu itu 4-5 orang. Artinya lebih dari 200 orang yang turun untuk membersihkan Sungai Ciliwung sepanjang 5 km,” paparnya.

Kolaborasi 11 Komunitas dan Misi Penghijauan

Kesuksesan pengangkatan 10 ton sampah ini tidak lepas dari sinergi banyak pihak. Direktur Operasional PT Tirta Asasta Depok, Sudirman, menjelaskan bahwa kekuatan utama aksi ini ada pada kolaborasi lintas elemen.

“Jadi tidak hanya karyawan, akan tetapi beberapa elemen masyarakat dan komunitas pecinta lingkungan juga kami libatkan,” jelasnya.

Tercatat ada 11 komunitas pecinta lingkungan se-Jabodetabek yang ikut berpartisipasi.

Lebih dari sekadar memungut sampah, Sudirman menekankan bahwa aksi ini juga dibarengi dengan langkah pelestarian ekosistem jangka panjang.

“Dalam setiap kegiatan susur sungai, kami juga turut melakukan penghijauan bantaran kali dengan cara menanam pohon. Ini bentuk ikhtiar kami agar bantaran Kali Ciliwung tetap hijau dan terjaga keasriannya,” pungkasnya.

Perang Melawan Sampah Plastik Belum Usai

Kendati berhasil mengangkat 10 ton sampah, tantangan memulihkan Ciliwung masih panjang.

Dewan Komisaris PT Tirta Asasta, Hendra Dimun (mewakili Komisaris Utama Hj. Nina Suzana), menegaskan bahwa ini adalah langkah awal yang krusial untuk menekan volume limbah plastik.

“Kegiatan ini bentuk perhatian kepada Ciliwung dalam menjaga kebersihan, mungkin kalau diangkut sampahnya enggak akan selesai dalam satu hari, paling tidak kegiatan ini upaya kami dalam mengurangi sampah terutama sampah plastik yang ada di Ciliwung,” tandasnya.

Oleh karena itu, Olik Abdul Holik kembali mengingatkan pentingnya perubahan perilaku warga, terutama mereka yang hidup berdampingan langsung dengan sungai.

“Bahwasanya bukan hanya pemerintah yang bertanggungjawab atas kelestarian Ciliwung, peran serta masyarakat juga dibutuhkan, terlebih mereka yang bermukim di bantaran Ciliwung,” katanya.

Melihat antusiasme dan dampak positif yang dihasilkan, PT Tirta Asasta berencana untuk melipatgandakan intensitas aksi bersih-bersih ini di masa mendatang.

“Mudah-mudahan ke depan kegiatan ini bisa kami laksanakan setahun dua kali seperti di Hari Lingkungan Hidup, Hari Ciliwung maupun Hari Bumi,” tukas Olik.

Acara akbar ini turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Depok M. Fitriawan, jajaran direksi, komisaris, kepala OPD, hingga perwakilan KONI. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.