Tuntut Kejelasan Anggaran PORA, Pengurus Cabor Datangi Kantor DPRK Bener Meriah
Budi Fatria April 01, 2026 03:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah

TribunGayo.com, REDELONG - Ratusan pengurus cabang olahraga dibawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bener Meriah, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat pada Rabu (1/4/2026). 

Kedatangan para pengurus cabor ini bertujuan untuk menggelar audiensi terkait minimnya alokasi anggaran pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV yang akan digelar di Kabupaten Aceh Jaya, November 2026 mendatang.

Pihak KONI menyuarakan kekecewaannya lantaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah hanya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 200 juta. 

Padahal, KONI telah mengajukan usulan kebutuhan riil sebesar Rp 2 miliar untuk membina dan memberangkatkan 117 atlet dari 13 cabang olahraga (Cabor) yang telah lolos kualifikasi.

Baca juga: Cuaca Bener Meriah Hari Ini Senin 1 April 2026: Enam Kecamatan Diprediksi Hujan Ringan hingga Sedang

“Kami ingin kejelasan, atas dasar apa Pemkab hanya mengalokasikan Rp 200 juta?. Sementara usulan kami sebesar Rp 2 miliar itu sudah melalui perhitungan rinci, bahkan belum termasuk bonus atlet,” tegas Sekretaris KONI Bener Meriah, Saswin Efendi.

Nada lebih keras dilontarkan Ketua Harian KONI Bener Meriah, Hidayat.

Ia menilai kecilnya angka tersebut sebagai bentuk pengabaian terhadap martabat atlet daerah. 

"Anggaran Rp 200 juta itu adalah bentuk penghinaan dan pengebirian atlet di Bener Meriah," ujarnya.

Ini Tututan KONI Bener Meriah

Ketua Bidang OKK KONI Bener Meriah, Konadi, ikut menegaskan pihaknya dalam aksi ini membawa empat tuntutan mendasar. 

Mulai dari anggaran rutin pembinaan, pengalokasian dana kontingen PORA, hingga permintaan agar seluruh anggaran pelaksanaan PORA disalurkan langsung melalui KONI.

Tak hanya itu, KONI juga melayangkan ultimatum keras.

"Jika tuntutan ini tidak diindahkan, kami akan turun aksi bersama seluruh atlet dan pelaku olahraga," tegas Konadi.

Selain itu ia juga turut menyoroti kondisi memprihatinkan yang dialami dunia olahraga daerah. Menurutnya, selama ini banyak pengurus cabor yang terpaksa merogoh kocek pribadi untuk biaya pembinaan.

"Ini sangat miris. Atlet adalah aset daerah, tapi tidak diprioritaskan. Jika terus dibiarkan, jangan heran jika banyak atlet berprestasi kita pindah membela daerah lain yang lebih peduli,"ungkapnya.

Pemkab Komit Dukung Kontigen Daerah

Sementara sebelumnya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bener Meriah, Ilham Abdi, menyampaikan bahwa Bupati Tagore Abubakar berkomitmen mendukung kontingen daerah, namun tetap harus menyesuaikan dengan kondisi fiskal daerah.

​"Terhadap usulan tersebut akan dilakukan rasionalisasi serta beberapa penyesuaian sesuai dengan kondisi keuangan daerah saat ini,"ujar Ilham dalam rilis resmi, pada Senin (30/3/2026).

Kemudian Ilham menjelaskan, saat ini keuangan daerah sedang mengalami defisit.

Selain itu, pemerintah daerah juga harus memprioritaskan anggaran untuk penanganan pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada November 2025 lalu.

Namu demikian, Pemkab Bener Meriah meminta KONI untuk segera menyusun kembali skala prioritas anggaran yang berfokus pada persiapan atlet dan cabang olahraga unggulan.

"Pelaksanaan PORA 2026 masih memberikan waktu untuk melakukan penyesuaian. Selanjutnya, usulan anggaran tersebut akan dikaji kembali oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)," pungkas Ilham. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.