Gaya Pinkan Mambo Pamer Cuan Ngamen 40 Juta, Malah Diciduk Dishub karena Nyanyi di Lokasi Terlarang
Tsaniyah Faidah April 01, 2026 04:18 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pinkan Mambo dan suaminya, Arya Khan, ditertibkan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) saat sedang mengamen di pinggir jalan.

Aksi bernyanyi yang disiarkan langsung melalui akun TikTok ini harus berhenti karena melanggar aturan penggunaan jalan.

Petugas menilai lokasi tersebut bukan peruntukannya.

Anjaya, salah satu petugas Dishub, menjelaskan area itu merupakan zona khusus bagi pedagang.

"Itu kalau di situ kan khusus untuk tukang dagang. Soalnya perbatasan itu memang area tukang dagang," ujar Anjaya dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (1/4/2026).

Pihak Dishub fokus menjaga kelancaran arus lalu lintas agar tidak terganggu kerumunan warga.

Anjaya sebenarnya berniat memindahkan aksi tersebut ke pos penjagaan agar lebih aman.

"Kalau bisa saya mau pindahin ke pos, kalau pas itu kan keamanan enggak jadi soal. Yang penting kita tetap standby di posisi jalan ini, untuk pengaturan lalu lintas," tegasnya.

Persoalan perizinan juga menjadi catatan penting petugas.

Menurut Anjaya, aktivitas di ruang publik semestinya memiliki dokumen resmi.

Izin lisan kepada personel yang berjaga dianggap tidak cukup.

"Kalau soal izin, dia nggak pakai surat-surat, cuma izin aja anggota," tambah Anjaya.

Di sisi lain, Arya Khan memberikan keterangan berbeda saat menjadi bintang tamu di acara Brownis.

Ia mengaku pernah mendapat pengawalan resmi saat mengamen di wilayah Sepatan.

Pengawalan itu dilakukan atas permintaannya sendiri demi keamanan.

Baca juga: Pinkan Mambo Buka Suara soal Aksi Ngamen di Pinggir Jalan yang Viral

“Waktu di Sepatan itu aku dikawal sama Dinas Perhubungan. Aku minta dikawal. Iya, dijagain,” kata Arya.

Namun, pengawalan tersebut bersifat situasional dan tidak selalu ada.

“Cuman kalau yang enggak dikawal itu kita lihat situasi kalau di jalan kampung enggak," imbuh Arya.

Dapat Rp40 Juta dari Ngamen

Pinkan Mambo secara blak-blakan mengungkap alasannya turun ke jalanan.

Ia mengaku sudah jenuh dengan karier musik di panggung formal.

"Aku ya pokoknya intinya jawabannya itu kenapa live di jalan karena aku udah bosan nyanyi di panggung," ungkap Pinkan.

Meskipun ditertibkan, Pinkan mengklaim penghasilan dari live di trotoar sangat menggiurkan.

Angkanya disebut bisa menembus Rp40 juta dalam sekali aksi.

Ia membandingkan pendapatan tersebut dengan standar gaji pekerja tetap.

"Kalau dibanding orang yang gajinya UMR pasti kitanya jauh dibanding itu," jelasnya.

Namun, menurut Pinkan, angka tersebut tidak menentu.

Baca juga: Sule Berencana Nikahi Pacarnya Tahun Depan, Sudah Pacara 3 Tahun

Ia mengibaratkan seperti warung yang kadang ramai dan kadang sepi.

Ada kalanya ia mendapat saweran besar, namun sering juga hasilnya tidak sebanding dengan rasa lelah.

"Intinya besar gajinya, tapi besarnya ini relatif ya, bisa kadang-kadang cuma Rp2 juta, Rp3 juta, bisa Rp10 juta, bisa Rp 20 30 40 juta, jadi kadang-kadang sepi kayak warung lah ya," kata Pinkan. 

Ia pun tetap mensyukuri apa pun hasil yang didapatkan.

"Kadang-kadang sepi, kadang-kadang naik ya. Kadang kita sudah capek juga cuma 1 juta doang gitu. Itu juga pernah gitu loh. Jadi ya disyukuri aja gitu," ucapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.