Niat Kencan Berujung Maut, Pria 51 Tahun Tewas Setelah Dikeroyok di Suranadi
Laelatunniam April 01, 2026 04:20 PM

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Seorang pria inisial SA (51) asal Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur dikeroyok di salah satu homestay di kawasan Suranadi, Kabupaten Lombok Barat saat hendak berkecan dengan seorang perempuan berumur 17 tahun.

Kasus ini terungkap dari laporan Polsek Kopang menerima adanya laporan dari Puskesmas Kopang, bahwa ada seorang warga yang tewas dengan kondisi mencurigakan. Setelah berkoordinasi dengan Polsek Narmada, bahwa kejadian terjadi wilayah Suranadi.

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra membenarkan terkait dengan insiden tersebut, dan sudah mengamankan sembilan orang dari kejadian ini.

"Masih berstatus sebagai terduga maupun saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut," kata Dharma, Rabu (1/4/2026).

Dari hasil penyelidikan awal, korban diketahui sebelumnya membuat janji bertemu dengan seorang perempuan berusia 17 tahun asal Kecamatan Kopang, Lombok Tengah. Keduanya kemudian bertemu dan masuk ke salah satu kamar homestay di kawasan Suranadi.

Namun, hanya berselang sekitar lima menit, sekelompok orang yang terdiri dari laki-laki dan beberapa perempuan tiba-tiba datang dan mendobrak pintu kamar tersebut.

“Setelah pintu didobrak, diduga terjadi aksi pengeroyokan terhadap korban di dalam kamar,” jelas Kasat Reskrim.

Tidak berhenti di lokasi kejadian, kelompok tersebut kemudian membawa korban yang sudah tidak berdaya ke dalam mobil dan bergerak menuju arah Lombok Timur.

Dalam perjalanan, korban yang sempat meronta meski dalam kondisi terikat akhirnya ditutup menggunakan terpal oleh para pelaku.

Sesampainya di Puskesmas Kopang, korban diturunkan dengan maksud untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nahas, setelah ikatan dilepas, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Di Puskesmas itulah diketahui korban telah meninggal dunia, dan pihak medis langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kopang,” terang mantan Kasat Reskrim Lombok Timur ini.

Saat ini, polisi masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap motif di balik peristiwa tragis tersebut, termasuk menelusuri peran masing-masing pihak yang diamankan.

Sementara Korban telah di otopsi di RS Bhayangkara. Aparat juga memastikan proses hukum akan berjalan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.