Bulan Purnama 'Pink' akan Menghiasi Langit Malam Ini, Tak Perlu Alat Khusus untuk Melihatnya
rika irawati April 01, 2026 05:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Malam ini, Rabu (1/4/2026), Pink Moon atau bulan purna merah muda akan menghiasi langit saat cuaca cerah.

Pink Moon ini akan berlangsung sepanjang malam hingga Kamis (2/4/2026).

"Purnama dapat diamati mulai maghrib sampai menjelang matahari terbit," kata Peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, Selasa (31/3/2026), dikutip dari Kompas.com.

Bisa Diamati Tanpa Alat Khusus

Thomas menjelaskan, istilah pink moon berasal dari penamaan masyarakat Amerika untuk bulan purnama yang terjadi pada April. 

Baca juga: Jangan Lewatkan Fenomena Bulan Raksasa Malam Ini, Keindahan Langka

Itu sebabnya, secara visual, bulan tidak benar-benar berwarna pink atau merah muda.

"Warnanya bukan pink, tapi putih kekuningan seperti purnama biasa," kata Thomas. 

Lantaran seperti bulan purnama pada umumnya, untuk menikmati Pink Moon pun tak perlu alat khusus.

Masyarakat bisa melihatnya langsung dengan mata telanjang, meski teleskop atau kamera dapat membantu mendapatkan hasil yang lebih jelas.

Dampak Pink Moon

Thomas juga menjelaskan, kehadiran Pink Moon tidak menimbulkan dampak berbahaya atau dampak negatif.

Hanya saja, seperti bulan purnama pada umumnya, kehadiran Pink Moon mengakibatkan sejumlah efek.

Di antaranya, peningkatan pasang air laut atau memicu rob karena posisi bulan dan matahari hampir segaris dengan Bumi. 

Manfaat Pink Moon

Sementara itu, mengutip laman UNESA, kemunculan Pink Moon bukan sekadar fenomena langit tetapi juga memiliki sejumlah manfaat. 

Baca juga: Jangan Lewatkan Gerhana Bulan Total Blood Moon, Bisa Disaksikan di Purwokerto Sejak Petang

Setidaknya, ada tiga manfaat kemunculan bulan purnama merah muda, yakni:  

  • Penentuan kalender Hijriah
    Fenomena Pink Moon digunakan sebagai dasar untuk mementukan kalender Hijriah.
    Angka 29,53 hari menjadi dasar bulan bergantian 29 dan 30 hari dalam kalender Hijriah dan kalender tradisional lain.
  • Membantu penelitian astronomi
    Munculnya fenomena Pink Moon juga dipercaya dapat membantu memahami pergerakan benda langit dengan lebih presisi. 
  • Berkaitan dengan siklus alam
    Sejak zaman dahulu, leluhur manusia memanfaatkannya untuk menandai pergantian musim.
    Fenomena ini juga bisa digunakan untuk merencanakan masa tanam. (Kompas.com/Mannisa Elfira Putri Aji Suharno)
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.