Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat inflasi tahunan Jakarta pada Maret 2026 menyentuh angka 3,37 persen, atau lebih tinggi dibandingkan bulan yang sama pada 2025.

"Pada bulan Maret 2025, inflasi tahunan tercatat hanya sebesar 1,02 persen," kata Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan tingginya inflasi tahunan pada Maret 2026 dipengaruhi berakhirnya diskon tarif listrik bagi pengguna listrik pascabayar.

"Maka terjadi inflasi yang cukup tinggi pada bulan April 2025, sehingga inflasi year-on-year pada Maret 2026 tercatat cukup tinggi," ujar Kadarmanto.

Dari segi kelompok pengeluaran, inflasi bulanan Maret 2026 terutama disumbang oleh inflasi pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan andil 1,36 persen.

Kemudian, kelompok perawatan, pribadi, dan jasa lainnya yang memberikan andil inflasi sebesar 1,03 persen, serta kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil sebesar 0,56 persen.

Lebih lanjut, Kadarmanto mengungkapkan secara tahunan, terdapat dua kelompok yang mengalami penurunan indeks harga, yaitu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, serta kelompok transportasi dengan tingkat deflasi masing-masing sebesar 0,21 persen dan 0,09 persen.

Kedua kelompok pengeluaran tersebut memberikan andil deflasi yang sama, yaitu sebesar 0,01 persen.

Sementara itu, dari segi komoditas penyumbang utama inflasi tahunan pada Maret 2026, yakni tarif listrik dengan andil sebesar 1,30 persen dan emas perhiasan yang memberikan andil sebesar 0,92 persen.

Kemudian, daging ayam ras dengan andil inflasi sebesar 0,27 persen, beras dengan andil 0,07 persen, dan tarif kendaraan roda dua secara daring dengan andil sebesar 0,05 persen.

Secara bulanan, DKI Jakarta mengalami inflasi sebesar 0,51 persen pada Maret 2026. Penyumbang utama inflasi bulan Maret 2026, yakni kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil inflasi sebesar 0,30 persen.

Komoditas utama penyumbang inflasi pada kelompok tersebut adalah daging ayam, ras, dan beras.