Pemkot Siapkan Anggaran Rp568 Juta untuk Menggaji Karyawan Bandung Zoo Sesuai UMK
Seli Andina Miranti April 01, 2026 07:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemkot Bandung telah menyiapkan anggaran untuk membayar gaji karyawan Bandung Zoo alias Kebun Binatang Bandung yang kini dikontrak sebagai tenaga ahli selama masa transisi pengelolaan.

Karyawan Bandung Zoo yang berjumlah 121 orang tersebut dikontrak mulai 25 Maret 2026 dan akan berakhir pada 24 Mei 2026 mendatang. Mereka akan mendapat gaji sesuai Upah Minimum Kota (UMK) yakni Rp 4,7 juta.

Untuk saat ini, Pemkot Bandung pun telah menyiapkan anggaran sebesar Rp568,7 juta per bulan untuk membayar gaji para pekerja tersebut. Anggaran ini akan dialokasikan selama dua bulan atau selama masa transisi pengelolaan.

Baca juga: Karyawan Bandung Zoo Akhirnya Dikontrak jadi Tenaga Ahli, Gaji Rp 4,7 Juta Per Bulan

"Per bulannya sekitar Rp568.700.000, dan ini untuk dua bulan masa transisi," ujar Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Bariati Ratna Aju di Balai Kota Bandung, Rabu (1/4/2026).

Selain itu, kata dia, sebelum Lebaran para pekerja juga telah menerima bantuan santunan yang bersumber dari kolaborasi Pemkot Bandung dan Baznas Kota Bandung.

"Pemerintah Kota Bandung juga sudah memberikan santunan sebelum Lebaran melalui kolaborasi dengan Baznas," katanya.

Sementara terkait tunggakan gaji pekerja dari Februari hingga 24 Maret 2026, Bariati memastikan, bahwa persoalan tersebut telah ditangani oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dia mengatakan, meski telah dikontrak sebagai tenaga ahli oleh Pemkot Bandung, para pekerja tetap berstatus sebagai pegawai Yayasan Margasatwa sebagai pemberi kerja sebelumnya. Bahkan, kontrak tenaga ahli ini tidak menghapus status kepegawaian mereka.

"Mereka tetap menjadi pegawai dari pemberi kerja sebelumnya, hanya saja saat ini dipekerjakan sebagai tenaga ahli oleh pemerintah," ucap Bariati.

Sementara itu Pemkot Bandung optimistis proses lelang pengelola baru dapat selesai tepat waktu. Targetnya, sebelum 5 Mei 2026 sudah ada pemenang yang akan mengambil alih pengelolaan Bandung Zoo tersebut.

"Kami tidak berharap ada keterlambatan. Secara timeline sebelum 5 Mei sudah ada pengelola baru," katanya.

Baca juga: Diungkap Farhan, Pengelola Baru Bandung Zoo Bisa Raup Rp 26 Miliar per Tahun dari Penjualan Tiket

Di sisi lain, pihaknya mengimbau para pekerja Bandung Zoo untuk tetap bekerja secara optimal, terutama dalam menjaga keselamatan dan kesehatan satwa selama masa transisi.

"Kami mengimbau pekerja bisa bekerja maksimal dan optimal, menjaga keselamatan dan kesehatan hewan. Mereka tidak perlu khawatir lagi terhadap kebutuhan finansialnya," ujar Bariati.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.