Rusia Salahkan AS! Moskow Bereaksi Keras atas Gugurnya 3 TNI yang Diduga Ditembaki Tank Israel
Muhammad Arief Prasetyo April 01, 2026 07:42 PM

- Rusia mengecam keras serangan yang menargetkan pasukan penjaga perdamaian UNIFIL di Lebanon.

Moskow juga meminta PBB melakukan pengusutan tuntas serangan yang juga mengakibatkan 3 personel TNI gugur.

Perwakilan Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia menegaskan bahwa Moskos mengecam semua serangan terhadap pasukan UNIFIL pada Selasa (31/3/2026).

Ia menambahkan bahwa Rusia mengharapkan sekretariat PBB untuk memberikan rincian lengkap dan mengidentifikasi pihak-pihak di balik serangan tersebut.

Nebenzya menyalaha AS dan Israel atas eskalasi perang di kawasan Timur Tengah.

Rusia pun menegaskan bahwa agresi bilateral terhadap Iran adalah penyebab sebenarnya serangan yang berakibat fatal di Lebanon.

Nebenzya mengingatkan bahwa serangan Israel ke Lebanon bermula dari agresi AS ke Iran.

Pasukan PBB mengonfirmasi gugurnya prajurit TNI anggota penjaga perdamaian UNIFIL di Lebanon pada Senin (30/3/2026).

Tiga prajurit TNI dilaporkan terkena tembakan dari tank pasukan penjajahan Israel (IDF).

Dari hasil investigasi, ditemukan puing-puing dari peluru tank yang ditemukan di lokasi kejadian.

Sebelumnya melalui media sosialnya, UNIFIL menegaskan bahwa dua prajurit meninggal seusai ledakan menghancurkan kendaraan mereka di dekat Desa Bani Hayyan Lebanon Selatan.

Dua prajurit yang gugur adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dari Sat Grup 2 Kapassus dan Sertu Ikhwan dari Kesdam IX Udayana.

Keduanya hendak mengevakuasi jenazah Praka Farizal Romadhon di Banni Hayyan Lebanon yang berpulang dalam serangan pertama.

Selain dua prajurit TNI yang gugur, 2 personel lainnya juga mengalami luka.

Keduanya yakni Kapten Inf Sulthan dari Yonif 320 dan Praka Deni Anggota AU Lanud Atang Sanjaya.
(Tribun-Video.com)

 

https://english.almayadeen.net/news/politics/russia-slams-attacks-on-unifil-peacekeepers-in-lebanon

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.