Dua Siswi SD di Aceh Tengah akan Tampil Baca Puisi di “Sengkewe Sepanjang Musim”
Sri Widya Rahma April 01, 2026 07:54 PM

TribunGayo.com, TAKENGON - Dua siswi sekolah dasar dari Tanah Gayo, Nisa (SDN 11 Pegasing) dan Afiqah Azzahra (SDN 9 Lut Tawar), akan tampil membacakan puisi dalam pertunjukan seni “Sengkewe Sepanjang Musim” yang digelar Komunitas Desember Kopi Gayo pada Sabtu (4/4/2026) pukul 20.00 WIB, di Taman Inen Mayak Teri, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Baca juga: Seniman Gayo: Muazin Mudereje, Mainkan Rebeb di Panggung "Sengkewe Sepanjang Musim"

Kehadiran kedua pelajar ini menjadi bagian penting dari semangat menghadirkan ruang ekspresi bagi generasi muda dalam panggung kebudayaan Tanah Gayo.

Nisa akan membacakan puisi berjudul “Air Mata Tebuk”, sebuah karya yang ia tulis sendiri setelah sekolahnya di Kampung Tebuk, Kecamatan Pegasing, mengalami kerusakan akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Puisi ini menjadi suara jujur seorang anak tentang pengalaman kehilangan sekaligus harapan untuk bangkit kembali.

Sementara itu, Afiqah Azzahra dikenal sebagai siswi yang memiliki minat kuat dalam bidang seni, khususnya puisi dan bercerita.

Penampilannya di panggung Sengkewe menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap tumbuhnya generasi muda pecinta sastra di daerah.

Ketua Komunitas Desember Kopi Gayo, Fikar W Eda, mengatakan keterlibatan anak-anak dalam panggung seni tradisi dan sastra merupakan bagian dari upaya regenerasi kebudayaan.

Baca juga: Musisi Muda Gayo Ciptakan Alat Musik dari Batang Kopi, Tampil di “Sengkewe Sepanjang Musim”

“Kehadiran siswa-siswi ini memberi ruang kepada generasi muda untuk berkiprah dalam dunia seni sejak dini. Ini penting agar tradisi literasi dan ekspresi budaya tetap hidup di Tanah Gayo,” ujar Fikar W Eda.

Selain dua siswi tersebut, panggung pembacaan puisi juga akan dimeriahkan oleh pembaca puisi lokal lainnya, yaitu Ulandari, Anita Permatasari, Fathya Rahma, Eni Penalamni dan Purnama Kahar.

Tiga pembaca puisi lainnya yang sudah berkiprah di tingkat nasional adalah Asmira Dieni, Vera Hastuti, dan Zuliana Ibrahim.

Pertunjukan “Sengkewe Sepanjang Musim” merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kebudayaan Komunitas Desember Kopi Gayo yang menghadirkan perpaduan sebuku, didong banan, musikalisasi puisi, tari kopi, serta pembacaan puisi sebagai ekspresi kolektif masyarakat Gayo pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut.

Kegiatan ini terselenggara atas dukungan Dana Indonesiana, LPDP dan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, sebagai upaya memperkuat ruang pemulihan budaya dan keberlanjutan ekspresi seni masyarakat. (***Fikar W Eda***) 

Baca juga: Seniman Perempuan Dominasi Pertunjukan “Sengkewe Sepanjang Musim” di Taman Inen Mayak Teri

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.