SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Di saat kondisi ekonomi sedang tak baik-baik saja dan sulitnya lapangan pekerjaan, Sekda Kabupaten Malang, Budiar Anwar, merasa seperti dapat angin segar.
Sebab, Rabu (1/4/2026) siang, ia kedatangan tamu dari perwakilan perusahaan Jepang, Navara Global Indonesia, yakni Rudi Subiyanto.
Yang bikin Budiar Anwar seperti mimpi di siang bolong, karena tamunya mengajak kerja sama, untuk merekrut tenaga kerja sebanyak mungkin. Utamanya, bagi mereka yang punya keahlian sebagai sopir.
"Tadi, yang baru dibahas itu, jika perusahaan Jepang itu lagi butuh tenaga driver. Berapa jumlahnya? Sebanyak mungkin."
"Katanya, di daerah lain, ada yang sampai 500 driver. Mungkin, nanti dari Kabupaten Malang, ya sebanyak itu," ungkap Budiar Anwar kepada SURYAMALANG.COM.
Baca juga: Pedagang Pasar Gadang Kota Malang Tetap Bisa Berjualan saat Ada Proses Pembangunan
Menurut Budiar Anwar, secara detail memang belum dibahas bagaimana persyaratannya untuk bisa disalurkan sebagai driver di Jepang itu.
Sebab, pihak perusahaan Jepang itu berjanji jika ia akan dagang lagi. Namun, sepintas dari obrolannya, lanjut Budiar, mereka akan disalurkan ke perusahaan swasta di Jepang.
Tentunya, persyaratannya cukup ketat karena harus menguasai bahasa Jepang dan minimal bahasa Ingris.
"Katanya, saat ini yang terbanyak jadi driver di Jepang itu, salah satunya tenaga kerja dari India," paparnya.
Baca juga: Sekda Budiar Anwar Kunjungi Lereng Gunung Putri Tidur, Banyak Dicurhati Warga Desa Dalisodo Malang
Bahkan, lanjut Budiar, bukan cuma mencari tenaga kerja, dengan keahlian sebagai sopir, namun pihak perusahaan Jepang itu juga melirik hasil kopi dari Kabupaten Malang.
Nanti, jika datang kembali ke Kabupaten Malang, menurut Budiar, ia minta diantarkan ke sentra penghasil kopi, seperti di Kecamatan Dampit, Tirtoyudo, Ampelgading.
Itu jenis kopi robusta dengan kualitas premium, karena punya cita rasa yang khas.
Seperti, punya karakteristis dengan aroma yang kuat dan harum.
"Katanya, kopi yang dihasilkan dari Kabupaten Malang, kualitasnya bagus karena berada di ketinggian, dengan panas yang cukup dan kadar air yang pas," pungkas Budiar.