OKU Timur Bakal Punya Sekolah Rakyat Gratis: Fasilitas Laptop, Asrama, hingga Makan 3 Kali Sehari
Moch Krisna April 01, 2026 10:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM -- Sebuah langkah strategis ditempuh Pemerintah Kabupaten OKU Timur saat Bupati Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. datang langsung ke Kementerian Sosial RI di Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026). Bukan sekadar audiensi, pertemuan ini membawa satu misi besar membuka akses pendidikan gratis bagi masyarakat melalui pendirian Sekolah Rakyat.

Disambut langsung Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono, usulan tersebut mendapat respons positif. Pemerintah pusat melihat langkah ini bukan hanya sebagai program pendidikan, melainkan sebagai instrumen penting untuk mengubah masa depan masyarakat.

Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Ipul ini menegaskan, Sekolah Rakyat merupakan gagasan strategis Presiden RI Prabowo Subianto untuk memutus mata rantai kemiskinan. Pendidikan gratis yang menyasar kelompok rentan dinilai mampu membuka peluang baru bagi generasi muda, khususnya di daerah.

Namun, di balik peluang tersebut, ada sejumlah prasyarat yang harus dipenuhi. Pemerintah daerah diminta menyiapkan lahan minimal 7 hektare dengan status yang jelas dan bebas sengketa, tidak berada di kawasan rawan bencana, serta memiliki akses yang mudah dijangkau. Syarat ini menjadi fondasi penting agar pembangunan sekolah dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Lebih dari sekadar ruang belajar, Sekolah Rakyat dirancang sebagai ekosistem pendidikan terpadu. Para siswa nantinya akan mendapatkan fasilitas lengkap, mulai dari makanan bergizi tiga kali sehari, tambahan camilan (snack), delapan set seragam, layanan kesehatan gratis, hingga fasilitas penunjang seperti laptop. Selama masa pendidikan, siswa juga akan tinggal di asrama, memastikan proses belajar berjalan maksimal tanpa hambatan sosial maupun ekonomi.

Dalam suasana audiensi yang hangat, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono turut mengapresiasi potensi daerah OKU Timur. Ia menyoroti produk unggulan yang dibawa rombongan, seperti beras organik dan telur bebek berkualitas premium hasil petani lokal.

Menurutnya, potensi ini tidak hanya memperkuat sektor pangan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas hidup masyarakat.

“Terima kasih kepada para petani OKU Timur. Produk ini menunjukkan bahwa daerah memiliki kekuatan besar untuk terus berkembang,” ujarnya.

Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin menyampaikan rasa syukur atas sambutan dan dukungan yang diberikan. Ia menilai, diterimanya usulan ini menjadi titik awal yang menjanjikan dalam upaya memperluas akses pendidikan di daerahnya.

“Ini adalah langkah awal yang penuh harapan. Kami ingin memastikan anak-anak di OKU Timur mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak tanpa terkendala ekonomi,” ungkapnya.

Lebih jauh, inisiatif ini membawa dampak yang luas bagi masyarakat. Kehadiran Sekolah Rakyat tidak hanya membuka akses pendidikan gratis, tetapi juga berpotensi meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengurangi angka putus sekolah, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dalam jangka panjang.

Bagi masyarakat OKU Timur, harapan itu kini mulai menemukan bentuknya. Dari ruang audiensi di Jakarta, sebuah masa depan baru tengah dirintis; masa depan di mana pendidikan bukan lagi kemewahan, melainkan hak yang benar-benar bisa dirasakan oleh semua.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.