Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Taufik
TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Ribuan pegawai berstatus PPPK di lingkungan Pemkab Sidoarjo tidak otomatis dapat perpanjangan kontrak. Mereka harus menunjukkan kinerja yang bagus untuk bisa tetap bertahan di posisinya.
Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan bahwa perpanjangan kontrak bergantung pada kualitas kinerja masing-masing. Menurutnya, perpanjangan kontrak tidak diberikan secara otomatis, melainkan melalui evaluasi yang ketat.
“Pemkab Sidoarjo tetap membuka peluang perpanjangan kontrak bagi PPPK yang mampu menunjukkan performa kerja optimal dan berdampak pada peningkatan pelayanan publik. Namun, bagi pegawai dengan kinerja kurang maksimal, perpanjangan kontrak bisa saja tidak diberikan,” tegas Bupati Subandi, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Cek Dapur MBG di Tulangan, Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Minta IPAL Segera Disempurnakan
Dia menambahkan bahwa yang menentukan pegawai bisa diperpanjang atau tidak itu kinerjanya. “Kalau bagus, tentu kita lanjutkan. Tapi kalau tidak maksimal, akan jadi bahan evaluasi,” tandasnya.
Diungkapkan bahwa sejauh ini kemampuan anggaran daerah masih mencukupi untuk membiayai belanja pegawai, termasuk PPPK. Ia meminta para pegawai tidak perlu khawatir selama tetap menunjukkan kinerja terbaik.
Meski kondisi fiskal dinilai aman dengan porsi belanja pegawai sekitar 29 persen dari APBD, ia menekankan bahwa hal tersebut tidak menjadi jaminan seluruh kontrak PPPK akan diperpanjang tanpa seleksi.
“Evaluasi tetap kita lakukan. Sekda bersama Tim Penilai Kinerja dan kepala OPD akan melihat langsung bagaimana kinerja di lapangan,” ujarnya.
Baca juga: Tekan BBM Tanpa WFH, DPRD Sidoarjo Dorong Transportasi Umum untuk ASN
Di sisi lain, Subandi juga memastikan tidak ada rencana pengurangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Menurutnya, kesejahteraan pegawai harus tetap dijaga sebagai bentuk apresiasi atas kinerja.
“Saya tidak mau TPP untuk para pegawai dikurangi. Kita harus menghargai kerja keras mereka yang sudah memberikan pelayanan terbaik. Namun kita juga terus mendorong mereka untuk meningkatkan kinerjanya,” kata Subandi.
PPPK di Sidoarjo diharapkan semakin terpacu meningkatkan profesionalisme. Karena keberlanjutan kontrak kini sepenuhnya ditentukan oleh kualitas kinerja, bukan sekadar masa kerja atau status kepegawaian.